Tampilkan postingan dengan label MOTIVASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MOTIVASI. Tampilkan semua postingan

Kamis, Februari 16, 2012

Inilah Kebiasaan Buruk Penyebab Anda Susah Menjadi Orang Kaya

Inilah Kebiasaan Buruk Penyebab Anda Susah Menjadi Orang Kaya

Anda ingin kaya? Tapi tidak tahu caranya? Banyak Jalan menuju ke Roma hehehe... Apakah Anda tahu kenapa Anda belum menjadi orang kaya juga? nah berikut saya kutipkan dari detikcom tentang bagaimana kebiasaan buruk menjadi penyebab orang susah kaya.... cekidot...

Jakarta - Uang sering membuat orang pusing dari waktu ke waktu. Beberapa orang berusaha melakukan hal yang bisa membuat uang semakin berharga, namun beberapa orang justru malah membiarkan uangnya hilang begitu saja.

Salah satunya adalah dengan melakukan beberapa hal tidak menguntungkan, seperti pemborosan dan tidak pernah menabung atau berinvestasi. Hal-hal percuma seperti ini yang membuat orang tidak sadar kalau kekayaannya akan lenyap dalam waktu singkat.

Berikut ini beberapa hal yang harus anda hindari atau berhenti lakukan jika sudah terjadi, karena bisa mengancam kesehatan finansial anda, seperti dikutip dari freefrombroke.com, Kamis (15/2/2012).

1. Tidak punya anggaran

Tidak punya anggaran sama sekali bisa berbahaya bagi kondisi finansial anda. Jangan sampai anda memutuskan untuk "pakai saja dulu uangnya, baru nanti kita hitung di akhir bulan."

2. Tidak punya gambaran untuk pengeluaran bulanan

Belum punya catatan anggaran, setidaknya anda harus punya perkiraaan biaya pengeluaran per bulan. Gambaran dan catatan pengeluaran itu perlu karena akan ada beberapa biaya yang sering tanpa sadar anda keluarkan.

3. Tidak punya investasi yang menghasilkan

Anda bisa mengucapkan selamat tinggal kepada kondisi finansial anda karena akan segera mati jika tidak punya satu pun investasi yang menguntungkan, minimal yang bisa menghasilkan uang meski hanya sedikit. Jangan pakai internet hanya untuk belanja online, tapi juga cari informasi mengenai instrumen investasi, dan berinvestasilah!

4. Tidak menyadari perkembangan ekonomi terkini

Meski mereka mendewakan uang (untuk dihambur-hamburkan), orang yang boros tidak akan tahu mengenai perkembangan ekonomi terakhir. Eropa krisis, oh? Indonesia masuk investment grade, apa itu? Barulah setelah uangnya habis, mereka sadar bahwa kelakuannya sia-sia.

5. Tidak menikmati karirnya tapi diam saja

Jika anda tidak suka dengan karir yang anda jalani, jangan diam saja, masih banyak pilihan karir di luar sana yang siap anda garap. Jika diteruskan, selain tidak produktif juga tidak membuat anda nyaman dalam mencari uang.

6. Tidak punya prioritas dalam finansial

Tentu saja, hal pertama yang dia lihat akan dia beli untuk orang-orang yang suka boros. Mereka tidak punya prioritas dalam hidupnya, bahkan untuk menabung sekalipun.

7. Sering ganti-ganti mobil

Membeli mobil, baik itu kredit atau tunai sebaiknya dilakukan dengan rencana jangka panjang. Jangan sampai, anda cuma membeli mobil dengan perkiraan kalau anda bosan tinggal beli lagi. Jangan biarkan perasaan gengsi anda menang dalam posisi seperti ini. Tak usah sombong karena tidak bagus secara finansial.

8. Tidak merawat barang

Orang yang boros tidak hanya karena sering menghamburkan uang, tidak menghargai barang yang dibeli pakai uang termasuk pemborosan. Bahkan, orang yang malas merawat barang biasanya tidak mau memperbaiki sesuatu jika rusak, tapi memilih untuk beli yang baru. Itulah kenapa biasanya mereka punya mobil baru, komputer baru, handphone baru.

9. Membeli TV layar datar berukuran raksasa

Semua orang pasti ingin tv raksasa di rumah supaya bisa merasa punya bioskop pribadi. Tapi, kalau anda berpikir jernih, uangnya bisa dipakai untuk keperluan lain. Tak perlu memaksakan diri sampai mencicil segala. Memangnya tidak ada layar datar yang berukuran lebih kecil? Dan bukankah tv tabung juga masih tersedia? Atau anda merasa ketinggalan jaman dengan tv model lama?

10. Langganan TV Kabel Premium

Siapa yang tidak suka dengan acara-acara HBO atau Fox? Sah-sah saja jika anda ingin berlangganan channel tersebut, tapi jangan sampai anda ingin berlangganan seluruh channel yang disediakan oleh operator kabel.

Bahkan, mereka akan memaksa anda berlangganan secara paket karena lebih murah, padahal tidak. Akui saja, tidak mungkin semua channel lainnya anda tonton juga setiap hari. Alangkah sayangnya jika anda menghabiskan Rp 1 juta sebulan hanya untuk tv berlangganan.

11. TV di setiap ruangan

Setelah punya tv raksasa dan TV berlangganan yang cukup mahal, anda masih ingin menikmati semua salurannya di setiap ruangan, maka anda memutuskan membeli TV untuk disimpan di tiap sudut rumah. Anda pasti senang menonton TV sampai tidak rela untuk ketinggalan setiap acaranya.

12. Sering makan di luar

Selain tidak sehat bagi tubuh, sering makan di luar juga membahayakan kesehatan finansial anda. Jangan sampai anda terbiasa disajikan makanan oleh orang lain padahal anda atau istri anda bisa menyiakan sendiri, dengan harga yang lebih murah.

13. Berganti-ganti ponsel

Sudah jelas, sering berganti-ganti ponsel (apalagi mengejar tren model terbaru) adalah pemborosan nomor wahid. Jika dipikir baik-baik, harga produk elektronik yang sudah dibeli tidak pernah naik, berbeda dengan rumah atau tanah.

Nilai barang yang anda beli akan berkurang seiring waktu. Anda akan sangat rugi kalau mencicil ponsel, begitu lunas, nilai sebenarnya sudah jauh berkurang dari harga awal. Biasanya, orang-orang seperti ini selalu mengaku tidak rugi karena mendapat kepuasan dari gonta-ganti ponsel.

14. Tidak pernah berolahraga

Apa hubungannya berolahraga dengan kondisi keuangan? Banyak. Tubuh yang sehat adalah aset yang harus dijaga baik-baik. Semakin anda sehat, semakin banyak kesempatan mencari uang. Jika anda sakit-sakitan, selain susah mencari uang juga anda harus mengeluarkan uang banyak untuk biaya perawatan.

15. Sering belanja baru bermerek terkenal

Pakaian terbaru dengan merek terkenal selalu menjadi musuh finansial anda. Jangan sampai tergoda dan terjebak untuk membelinya kecuali anda benar-benar butuh. Anda butuh merek? Mungkin saja, untuk mereka yang ingin dipandang oleh orang lain. Sesuaikan merek dengan kebutuhan.

16. Banyak beli hadiah untuk hari raya

Pernah dengar cerita orang yang terjerat utang kartu kredit hanya gara-gara lebaran kemarin terlalu banyak membeli barang untuk dibagi-bagi keluarga dan tetangga di kampung? Berbagi itu indah dan menghubungkan tali silaturahmi, tapi bukan berarti anda harus berkorban begitu banyak bukan?

17. Upgrade komputer setiap tahun

Orang yang boros senang mengganti-ganti komponen komputer sesering bayi mengganti popok. Mereka selalu punya alasan untuk membeli komponen baru setiap beberapa bulan sekali. Ya anda betul, komputernya bahkan tidak dipakai untuk membantu pekerjaan.

18. Punya banyak gadget

Punya banyak alat-alat elektronik (gadget) yang terkadang dengan fungsi yang sama. Ingin dengar musik, punya iPod atau MP3 player. Ingin main game, punya iPod Touch atau Sony Playstation Portable (PSP). Ingin berselancar di internet, punya iPad atau Samsung Galaxy Tab. Ingin baca buku, punya Kindle atau Kobo eReader. Kalau dipikir-pikir, semua fungsi tersebut bisa ditemukan di satu ponsel pintar saja.

Kesimpulan:

Kebiasan-kebiasaan seperti ini merupakan kabar buruk bagi kondisi finansial anda. Jika setelah membaca ini anda menemukan poin yang ternyata pernah anda lakukan, evaluasi kembali dan lakukan perubahan positif dalam hidup anda.

Continue -->>

Kamis, September 23, 2010

10 RAHASIA KEMAJUAN ORANG JEPANG

Berikut 10 resep maju yang patut kita contoh dari perilaku orang Jepang, dan 10 point yang sudah hilang dari bangsa ini.


1. KERJA KERAS

Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun).

Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara lain memerlukan 47 hari untuk membuat mobil yang bernilai sama. Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan “agak memalukan” di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk “yang tidak dibutuhkan” oleh perusahaan. Di kampus, professor juga biasa pulang malam (tepatnya pagi ), membuat mahasiswa nggak enak pulang duluan. Fenomena Karoshi (mati karena kerja keras) mungkin hanya ada di Jepang. Sebagian besar literatur menyebutkan bahwa dengan kerja keras inilah sebenarnya kebangkitan dan kemakmuran Jepang bisa tercapai.

2. MALU

Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dan pertempuran. Masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena “mengundurkan diri” bagi para pejabat (mentri, politikus, dsb) yang terlibat masalah korupsi atau merasa gagal menjalankan tugasnya. Efek negatifnya mungkin adalah anak-anak SD, SMP yang kadang bunuh diri, karena nilainya jelek atau tidak naik kelas.

Karena malu jugalah, orang Jepang lebih senang memilih jalan memutar daripada mengganggu pengemudi di belakangnya dengan memotong jalur di tengah jalan. Bagaimana mereka secara otomatis langsung membentuk antrian dalam setiap keadaan yang membutuhkan, pembelian ticket kereta, masuk ke stadion untuk nonton sepak bola, di halte bus, bahkan untuk memakai toilet umum di stasiun-stasiun, mereka berjajar rapi menunggu giliran. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan umum.

3. HIDUP HEMAT

Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. Di masa awal mulai kehidupan di Jepang, saya sempat terheran-heran dengan banyaknya orang Jepang ramai belanja di supermarket pada sekitar jam 19:30. Selidik punya selidik, ternyata sudah menjadi hal yang biasa bahwa supermarket di Jepang akan memotong harga sampai separuhnya pada waktu sekitar setengah jam sebelum tutup. Seperti diketahui bahwa Supermarket di Jepang rata-rata tutup pada pukul 20:00.

Contoh lain adalah para ibu rumah tangga yang rela naik sepeda menuju toko sayur agak jauh dari rumah, hanya karena lebih murah 20 atau 30 yen. Banyak keluarga Jepang yang tidak memiliki mobil, bukan karena tidak mampu, tapi karena lebih hemat menggunakan bus dan kereta untuk bepergian. Termasuk saya dulu sempat berpikir kenapa pemanas ruangan menggunakan minyak tanah yang merepotkan masih digandrungi, padahal sudah cukup dengan AC yang ada mode dingin dan panas. Alasannya ternyata satu, minyak tanah lebih murah daripada listrik. Professor Jepang juga terbiasa naik sepeda tua ke kampus, bareng dengan mahasiswa-mahasiswa nya.

4. LOYALITAS

Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan. Mereka biasanya bertahan di satu atau dua perusahaan sampai pensiun. Ini mungkin implikasi dari Industri di Jepang yang kebanyakan hanya mau menerima fresh graduate, yang kemudian mereka latih dan didik sendiri sesuai dengan bidang garapan (core business) perusahaan. Kota Hofu mungkin sebuah contoh nyata. Hofu dulunya adalah kota industri yang sangat tertinggal dengan penduduk yang terlalu padat. Loyalitas penduduk untuk tetap bertahan (tidak pergi ke luar kota) dan punya komitmen bersama untuk bekerja keras siang dan malam akhirnya mengubah Hofu menjadi kota makmur dan modern. Bahkan saat ini kota industri terbaik dengan produksi kendaraan mencapai 160.000 per tahun.

5. INOVASI

Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat. Menarik membaca kisah Akio Morita yang mengembangkan Sony Walkman yang melegenda itu. Cassete Tape tidak ditemukan oleh Sony, patennya dimiliki oleh perusahaan Phillip Electronics. Tapi yang berhasil mengembangkan dan membundling model portable sebagai sebuah produk yang booming selama puluhan tahun adalah Akio Morita, founder dan CEO Sony pada masa itu. Sampai tahun 1995, tercatat lebih dari 300 model walkman lahir dan jumlah total produksi mencapai 150 juta produk. Teknik perakitan kendaraan roda empat juga bukan diciptakan orang Jepang, patennya dimiliki orang Amerika. Tapi ternyata Jepang dengan inovasinya bisa mengembangkan industri perakitan kendaraan yang lebih cepat dan murah. Mobil yang dihasilkan juga relatif lebih murah, ringan, mudah dikendarai, mudah dirawat dan lebih hemat bahan bakar.

Perusahaan Matsushita Electric yang dulu terkenal dengan sebutan “maneshita” (peniru) punya legenda sendiri dengan mesin pembuat rotinya. Inovasi dan ide dari seorang engineernya bernama Ikuko Tanaka yang berinisiatif untuk meniru teknik pembuatan roti dari cheef di Osaka International Hotel, menghasilkan karya mesin pembuat roti (home bakery) bermerk Matsushita yang terkenal itu.

6. PANTANG MENYERAH

Sejarah membuktikan bahwa Jepang termasuk bangsa yang tahan banting dan pantang menyerah. Puluhan tahun dibawah kekaisaran Tokugawa yang menutup semua akses ke luar negeri, Jepang sangat tertinggal dalam teknologi. Ketika restorasi Meiji (meiji ishin) datang, bangsa Jepang cepat beradaptasi dan menjadi fast-learner. Kemiskinan sumber daya alam juga tidak membuat Jepang menyerah. Tidak hanya menjadi pengimpor minyak bumi, batubara, biji besi dan kayu, bahkan 85% sumber energi Jepang berasal dari negara lain termasuk Indonesia. Kabarnya kalau Indonesia menghentikan pasokan minyak bumi, maka 30% wilayah Jepang akan gelap gulita.

Rentetan bencana terjadi di tahun 1945, dimulai dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, disusul dengan kalah perangnya Jepang, dan ditambahi dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo. Ternyata Jepang tidak habis. Dalam beberapa tahun berikutnya Jepang sudah berhasil membangun industri otomotif dan bahkan juga kereta cepat (shinkansen) . Mungkin cukup menakjubkan bagaimana Matsushita Konosuke yang usahanya hancur dan hampir tersingkir dari bisnis peralatan elektronik di tahun 1945 masih mampu merangkak, mulai dari nol untuk membangun industri sehingga menjadi kerajaan bisnis di era kekinian. Akio Morita juga awalnya menjadi tertawaan orang ketika menawarkan produk Cassete Tapenya yang mungil ke berbagai negara lain. Tapi akhirnya melegenda dengan Sony Walkman-nya. Yang juga cukup unik bahwa ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan ini mulai diformulasikan di Jepang dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan). Kapan-kapan saya akan kupas lebih jauh tentang ini

7. BUDAYA BACA

Jangan kaget kalau anda datang ke Jepang dan masuk ke densha (kereta listrik), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau koran. Tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu di densha untuk membaca. Banyak penerbit yang mulai membuat man-ga (komik bergambar) untuk materi-materi kurikulum sekolah baik SD, SMP maupun SMA. Pelajaran Sejarah, Biologi, Bahasa, dsb disajikan dengan menarik yang membuat minat baca masyarakat semakin tinggi. Saya pernah membahas masalah komik pendidikan di blog ini. Budaya baca orang Jepang juga didukung oleh kecepatan dalam proses penerjemahan buku-buku asing (bahasa inggris, perancis, jerman, dsb). Konon kabarnya legenda penerjemahan buku-buku asing sudah dimulai pada tahun 1684, seiring dibangunnya institut penerjemahan dan terus berkembang sampai jaman modern. Biasanya terjemahan buku bahasa Jepang sudah tersedia dalam beberapa minggu sejak buku asingnya diterbitkan. Saya biasa membeli buku literatur terjemahan bahasa Jepang karena harganya lebih murah daripada buku asli (bahasa inggris).

8. KERJASAMA KELOMPOK

Budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu bersifat individualistik. Termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok tersebut. Fenomena ini tidak hanya di dunia kerja, kondisi kampus dengan lab penelitiannya juga seperti itu, mengerjakan tugas mata kuliah biasanya juga dalam bentuk kelompok. Kerja dalam kelompok mungkin salah satu kekuatan terbesar orang Jepang. Ada anekdot bahwa “1 orang professor Jepang akan kalah dengan satu orang professor Amerika, hanya 10 orang professor Amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orang professor Jepang yang berkelompok”. Musyawarah mufakat atau sering disebut dengan “rin-gi” adalah ritual dalam kelompok. Keputusan strategis harus dibicarakan dalam “rin-gi”.

9. MANDIRI

Sejak usia dini anak-anak dilatih untuk mandiri. Irsyad, anak saya yang paling gede sempat merasakan masuk TK (Yochien) di Jepang. Dia harus membawa 3 tas besar berisi pakaian ganti, bento (bungkusan makan siang), sepatu ganti, buku-buku, handuk dan sebotol besar minuman yang menggantung di lehernya. Di Yochien setiap anak dilatih untuk membawa perlengkapan sendiri, dan bertanggung jawab terhadap barang miliknya sendiri. Lepas SMA dan masuk bangku kuliah hampir sebagian besar tidak meminta biaya kepada orang tua. Teman-temen seangkatan saya dulu di Saitama University mengandalkan kerja part time untuk biaya sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kalaupun kehabisan uang, mereka “meminjam” uang ke orang tua yang itu nanti mereka kembalikan di bulan berikutnya.

10. JAGA TRADISI

Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepang kehilangan tradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada dan hidup sampai saat ini. Budaya minta maaf masih menjadi reflek orang Jepang. Kalau suatu hari anda naik sepeda di Jepang dan menabrak pejalan kaki , maka jangan kaget kalau yang kita tabrak malah yang minta maaf duluan. Sampai saat ini orang Jepang relatif menghindari berkata “tidak” untuk apabila mendapat tawaran dari orang lain. Jadi kita harus hati-hati dalam pergaulan dengan orang Jepang karena ”hai” belum tentu “ya” bagi orang Jepang. Pertanian merupakan tradisi leluhur dan aset penting di Jepang. Persaingan keras karena masuknya beras Thailand dan Amerika yang murah, tidak menyurutkan langkah pemerintah Jepang untuk melindungi para petaninya. Kabarnya tanah yang dijadikan lahan pertanian mendapatkan pengurangan pajak yang signifikan, termasuk beberapa insentif lain untuk orang-orang yang masih bertahan di dunia pertanian. Pertanian Jepang merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.

sumber: http://fadlyatjo.wordpress.com/2008/05/24/resep-jitu-mengapa-orang-jepang-bisa-maju/

Continue -->>

Selasa, Juli 20, 2010

Gagal Resign (MUGG) (Bagian 2)

Oke gezro-ers, setelah di artikel pertama, telah dibahas 2 dari 4 faktor MUGG, yaitu M (Mindset) dan U (utang). Sekarang kita lanjutkan dengan artikel kedua, yang akan membahas 2 faktor selanjutnya. Apakah itu? Mari kita baca terusannya hehehe... tulisan ini diambil dari http://adzan101.blogspot.com/2010/07/mugg-gagal-resign.html

3.Greedy alias serakah

Greedy atau serakah adalah musuh nomor 1 para pengusaha. Penyakit ini
seperti kolesterol yang menyebabkan penyakit jantung, yakni pembunuh
nomor 1 di dunia.

Baru punya itung-itungan diatas kertas, sudah dijadikan patokan..
belom-belom langsung buka 5 cabang… udah gitu pake utang…

Baru buka outlet, juga belom jalan 1 tahun, sudah di franchise kan…
owalah, bisnis anda belum teruji kalo baru 1-3 tahun…

Baru buka satu outlet, beberapa bulan, udah utang bank untuk buka
cabang.. bahkan sudah punya kredit mobil..

Bisnis jualan baju sudah jalan, mapan… kemudian tergoda invest banyak
di bisnis batubara. Duit habis terkuras, sehingga bisnis garmen pun
stagnan ga bisa berkembang karena ga ada dana pengembangan.

Bisnis baru 2-3 tahun, tapi gayanya sudah seperti konglomerasi. Punya
bisnis IT, bisnis agro, bisnis garment, bisnis retail, bisnis makanan,
bisnis pelatihan. Akhirnya satupun tidak ada yang jalan.

Saya pernah ditanya oleh salah seorang mahasiswa, “mas, klo kita
bisnisnya banyak, kan profit kita jadi lebih banyak.. bukannya lebih
enak begitu?”
Saya jawab simple, “mas kuliah ambil jurusan apa?”
“Teknik” katanya
Saya lanjutkan, “kenapa ga nyambi kuliah di FE, Kedokteran, Fisip,
Sastra, MIPA, sekalian supaya sekalian gelarnya menjadi SE, ST, S.Ked,
S.Sos, S.Hum. kan lebih enak banyak gelar.”
Dia jawab lagi, “Lha gimana bagi waktunya mas? Yang ada saya di DO
karena nilai jelek semua, trus malah ga dapet gelar sama sekali!”

Ngapain kita keblinger.. dan tergoda sama gemerlapnya bisnis
teman-teman kita? Coba berpikir ulang deh, bisnis kita yang ada
sekarang itu selalu ada kemungkinan untuk menjadi besar kan? Ngapain
juga tergoda sama bisnis orang lain? Yang di share ya pasti yang
baik-baiknya saja toh…. Sisi “horror”-nya sudah pasti tidak
diceritakan hehe.

Saya pernah tersandung di bisnis bioethanol yang tidak focus.. rugi
ratusan juta.. saya hanya ingin pengalaman ini berguna buat
teman-teman semua. Supaya tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Sinar matahari ketika difokuskan dengan lensa cembung, sanggup
membakar kertas. Itulah kekuatan focus! Coba perhatiin orang-orang
terkaya di dunia, bisnis nya focus. Bill Gates, Steve Balmer, Oracle,
Wal-Mart.. walau di Indonesia masih di dominasi konglomerasi seperti
Bakrie, CT, Sandiaga Uno, dll


4. Gengsi

Ini adalah akar masalah yang ke-4. Maunya sih setajir Chairul Tanjung
yang sekarang. Tapi ga mau niru jalan-nya Chairul Tanjung 30 tahun
yang lalu.. jungkir balik jagain mesin fotokopi.. jagain warung alat
kedokteran.. nah klo kita? Belom-belom udah nyuruh dan hire karyawan
buat jagain warung.. alesannya karena malu. Kalo saya mah mending malu
jagain warung, daripada harus menyusahkan orang lain karena tidak
punya penghasilan

Bisnis itu naik-turun.. biasanya banyakan turun-nya. Turun 100 kali,
naik 1 kali. Tapi naik 1 kali itu sudah cukup untuk membayar turun 100
kali. Toh Kolonel Sanders dan Thomas alfa Edison ditolak dan gagal
1000 kali, tapi usaha terakhirnya bisa menutup semua kerugiannya.
Jangan Cuma siap kaya, tapi juga harus siap miskin. Yang penting
nikmati prosesnya

Bob Sadino bahkan pernah bangkrut. Dan kata istri om bob, saat itu
uang yang ada Cuma cukup untuk membeli nasi ATAU rokok. Om bob harus
memilih. Akhirnya saat itu om bob memilih nasi, sementara untuk
kebutuhan rokoknya belio mencari puntung-puntung bekas.. kita siap
tidak menjadi seperti ini?

Teman-teman dari kalangan Chinese, malah sudah biasa dengan menu
bubur. Padahal warungnya sudah ramai. Tapi dengan tekun mereka
mengumpulkan tabungan, untuk memperbesar bisnis.

Ketika azzam (keinginan) kita sudah kuat, seharusnya tidak berpikir
jalan untuk mundur. Separah-parahnya kondisi kita, kita bisa ngasong,
mbenerin komputer, jadi supir, jualan Koran.. ya minimal untuk sekedar
membeli beras…
Seorang pengusaha bernama halilintar, bahkan sempat memiliki
perusahaan di New Zealand dan Perancis. Bisnisnya ambruk. Dan belio ga
malu untuk jadi tukang ledeng. Dipanggil ke rumah-rumah dsb. Sempat
belio malu, karena customer yang memanggilnya adalah orang yang belio
kenal. Kini bisnisnya bangkit lagi, dan bahkan lebih besar dari
sebelumnya.

Saya sendiri pernah menjadi distributor makanan ikan hias, saya antar
dengan sterofoam ke toko ikan hias dengan motor.. ya rasa malu tetap
ada, tapi kalo dibawa enjoy sih asik-asik aja. ketika bisnis warnet
habis, saya turun langsung untuk membantu teman-teman mendirikan
warnet dengan memberikan pengalaman gagal saya untuk tidak terulang di
warnet yang baru tersebut. Ya, saya melakukannya sendiri, tanpa
karyawan. Alhamdulillah masa-masa kritis itu bisa dilewati, kini
perusahaan ISP saya (www.net-cyber.com) memiliki sejumlah klien
corporate. Bahkan sebentar lagi ada perusahaan Jerman menggunakan jasa
internet dari www.net-cyber.com . Jasa Konsultan IT juga kebanjiran
order dari instansi-instansi besar untuk web/software development.


Pertanyaannya, maukah kita menurunkan standar gaya hidup ketika bisnis
menurun? Tadinya naik mobil, sekarang naik motor. Sekarang jagain
sendiri gerobak mie ayam kita, gunting credit card, Anak-anak sekolah
nya di sekolah yang mahal, pindahkan ke sekolah inpres, kurangi
kebiasaan makan di resto, atau bahkan sampai berpuasa untuk menghemat
pengeluaran, pindah ke kontrakan petak sementara rumah utama kita
disewakan… Maukah kita? Sekali lagi ini adalah pilihan.

Kesimpulan

Menjadi pengusaha adalah pilihan hidup dengan segala risiko nya (baik
untung besar ataupun bangkrut). Jangan pernah menyalahkan orang-orang
di sekitar anda, ataupun komunitas yang meng-encourage anda untuk
resign. Mereka ga salah. Bahkan harusnya kita berterima kasih. Niat
mereka juga untuk kebaikan kita juga. Lebih banyak introspeksi diri.

Ternyata penyebab frustasi berbisnis berpusat pada 4 faktor, yakni
MUGG (Mindset, Utang, Greedy, Gengsi). Perbaiki mindset kita, hapus
hutang yang tidak produktif, jauhi sifat Greedy dan Gengsi.

Tiap orang mungkin berbeda-beda, saya sendiri sih benar-benar sudah
“bakar kapal”.. jadi insya allah sampai saat ini belum pernah ada
pikiran untuk menjadi karyawan. Jauh-jauh saya buang pikiran itu…
karena jalur entrepreneur adalah jalan saya.. disinilah aktualisasi
saya.. saya akan tetap di jalur ini, walau saya harus menjadi tukang
servis komputer panggilan, atau harus jaga warnet. Saya turunkan gaya
hidup (jangan tiru prinsip ini jika tidak sesuai dengan anda)

Tapi lebih dari itu… kita harus bermimpi mengisi daftar 10 besar
orang-orang terkaya di Indonesia, bahkan di dunia. Karena itu,
teruslah bergerak. Teruslah berinovasi. Teruslah mengeluarkan
karya-karya terbaik!

Ingat pesan mbah Kiyosaki, dari income jangan langsung keluar menjadi
expenses atau liability.. income masuk dulu ke asset yang menghasilkan
passive income. Yang dengan passive income itu baru kita keluarkan
untuk expenses atau liability.

Nikmati semua proses sebagai ibadah. Ingat, selama kita istiqomah (ga
nyerempet-nyerempet yang haram) maka kita selalu ada di jalur
kemenangan…

Terakhir mohon maaf kalo terlalu panjang, ada salah-salah kata ataupun
menyinggung… tidak ada maksud lain selain untuk kebaikan kita semua…

Continue -->>

Senin, Juli 19, 2010

Gagal Resign (MUGG) (Bagian I)

Dear Gezrot-ers, berikut saya sajikan sebuah artikel yang sangat-sangat menarik, membahas bagaimana orang ingin memulai bisnis, kemudian resign dari tempatnya bekerja, namun, setelah beberapa lama, akhirnya kembali lagi ‘harus’ mencari pekerjaan karena bisnisnya banyak mengalami ‘gangguan’. gagal maning...gagal maning :) :)
Ditulis oleh seorang bisnisman yg sudah lama malang melintang di jagat bisnis hehehe... Artikel ini akan dibuat menjadi 2 tulisan yang saling bersambung. Oke, kita mulai dari tulisan pertama. Tulisan ini diambil dari blog http://adzan101.blogspot.com/2010/07/mugg-gagal-resign.html

Akhirnya terpaksa menulis lagi..
karena bertubi-tubi mendapat pertanyaan/curhatan yang sama, hampir setiap hari..
jadi biar jawabnya mudah, supaya dirujuk ke tulisan ini..

begini kira-kira
Ny X :
"Dzan, gw capek nih dengeran cerita salah seorang member dari kota S.
Tiap hari curhat, gara-gara udah resign tapi bisnisnya ga jalan-jalan
alias bangkrut. Sekarang malah keluarganya terancam perceraian. Orang
itu agak nyalahin komunitas yang komporin resign tanpa diberitahu
resiko nya. Harusnya kasitau donk resiko resign dll, jangan cuma yang
enaknya doank yang di share di komunitas. Dan banyak lho member yg
bernasib sama.. gimana nih?"

Mr.Y :
"Bro, ada yang lagi curhat nih. teman saya frustasi. sudah resign trus
bisnis bangkrut. dia bener-bener frustasi. Sekarang dia menghidupi
keluarganya dengan "jatah" dari mertuanya. Gimana nih?"

Mr. Z
"utang jadi banyak banget..Gw nyerah nih bro.. gw mau jadi karyawan
lagi. tuntutan hidup makin berat, gw butuh kepastian penghasilan...”

Menghela nafas sebentar...
Bingung juga, mulai darimana ya njelasin nya

Mulai dari kapasitas saya untuk menjawab dulu deh
1. saya bukan founder dari komunitas tersebut… saya hanyalah anggota biasa.

2. saya belum pernah merasakan jadi karyawan/TDB atau apapun
istilahnya. Karena semenjak kuliah sudah berdagang. Walau begitu saya
bisa merasakan beratnya perjuangan bisnis orang-orang yang sebelumnya
pernah bekerja.

3. tapi saya pernah mengalami kegagalan, kemunduran, kebangkrutan yang
sama. Bahkan berkali-kali. Dan berkali-kali itu pula, alhamdulillah
dengan pertolongan Allah, saya selalu bisa untuk bangkit kembali.

Oke, setelah tau kapasitas saya untuk menjawab, lanjut ya sekarang ke
pembahasan.

Pertama : Menjadi karyawan tidak berarti lebih buruk dari menjadi
pengusaha. Dan menjadi pengusaha, belum tentu lebih baik daripada
karyawan

Mengapa?

- karena yang lebih mulia di sisi Allah adalah yang lebih bertakwa.
Karyawan yang bertakwa jauh lebih baik daripada pengusaha yang korup
- ga semua pengusaha itu lebih kaya dari karyawan.. contoh :
penghasilan saya saat ini tidak lebih besar dari Dirut Bank Mandiri
hehe


Kedua : Pahami bahwa status pengusaha dan karyawan adalah hanya
aktualisasi diri kita dalam kehidupan. Semua sama saja. Sama-sama
dibutuhkan umat manusia

Bayangkan bahwa isi dunia ini adalah sebuah organisasi besar. Ada
orang-orang yang bertugas menjaga keamanan (tentara/polisi), ada
orang-orang yang membantu orang yang sakit (paramedic), ada yang
mengatur Negara (politisi), ada pengusaha dan lain-lain.

Semuanya sama-sama dibutuhkan. Tidak ada boleh merasa lebih antara
satu dan lainnya.


Ketiga : Pahami resiko

- Jadi tentara/polisi dituntut latihan fisik yang lebih. Kalo kita
bukan tipe yang demikian, jangan dipaksakan ber-aktualisasi disana.

- Jadi dokter/paramedic dituntut untuk lebih empati dan sabar. Kalo
kita ga nyaman ada orang yang malem-malem minta diobati, ya jangan
jadi dokter

- Jadi pengusaha dituntut untuk siap profit dan siap rugi. Siap maju
dan siap bangkrut. Kalo kita ga punya mental siap bangkrut, ya ga usah
jadi pengusaha. Tapi ketika kita memilih menjadi pengusaha, ya terima
resiko nya apapun itu. Jangan mengeluh, karena ini adalah pilihan
kita. Tapi kalo memang tidak cocok, ya jadi karyawan juga ga lebih
hina..

- Kata siapa pengusaha banyak waktu luang? Justru pengusaha bisa
bekerja 24 jam non-stop! Tapi bedanya, kita mencintai pekerjaan kita
jadinya tidak terasa capek. Jadi jangan bermimpi menjadi pengusaha itu
bisa bermalas-malasan.

- Belum lagi risiko dicibir orang, keluarga, mertua dll ketika baru
merintis bisnis… dibilang ga punya pekerjaan tetap lah… pekerjaan ga
jelas lah.. penghasilan ga jelas.. malu-malu-in lah.. hayo apa lagi?


Keempat : Terima Konsekuensi

- Masuk jadi tentara trus mengeluh.. “gimana sih suruh lari 10km
setiap hari! Emangnya ga capek!”.. “Ah, bapak/ibu sih yang maksa jadi
tentara! Udah saya bilang saya ga suka! Pegel-pegel nih latihannya!”

- Masuk jadi dokter juga mengeluh… “gila… tiap hari harus liatin
darah… harus deket-deket sama orang-orang kusta, orang kudisan, exim…
mana gw tahan..”.. “gara-gara siapa nih?”

- kira-kira begitulah kalo salah pilih menjadi pengusaha… terdengar
seperti anak kecil ya? Ya begitulah seharusnya anda melihat diri anda
ketika anda mengeluh. Ngerasa salah jalan? Belum telat kok untuk
pindah haluan, tapi satu yang pasti : gentle donk sama pilihan
sendiri! Jangan mengeluh! Apalagi nyalah-nyalahin orang lain atau
komunitas…

Jadi, mohon maaf, saya agak kurang sepakat jika menyalahkan komunitas.
Plis, jangan biasakan BEJ (blame, excuse, justify). Biasakan untuk
menyalahkan diri sendiri.


Akar masalah adalah MUGG
Kemudian saya merenungkan akar permasalahannya. Ternyata
ujung-ujungnya ada di 4 faktor ini, sebut saja MUGG

1. M stands for Mindset
Mindset sebagai akar masalah yang pertama. Saya mau jadi jenderal,
tapi ga mau jadi letnan dulu. Maunya langsung jadi jenderal. Ga mau
latihan fisik, ga mau belajar/sekolah, ga mau diperintah atasan.

Saya mau jadi pengusaha, saya mau seperti Bob Sadino, tapi ogah banget
nganter-nganter telor ayam door to door. Ogah banget gw kerja sampe
larut malam, malah ga tidur.

Saya mau jadi Begawan property seperti Trump, tapi ogah banget klo
pernah bangkrut total kayak Trump.

Wake up! Jangan cengeng! Semua pengusaha-pengusaha besar pasti pernah
mengalami kegagalan besar… dan mereka kuat.. mereka bertahan

Saya sendiri pernah mengalami kebangkrutan total.. bayangkan saja,
dari 10 warnet yang dulu saya punya, kini hanya tinggal 1 cabang saja.
Saya tidak menyerah. Hidup isinya perubahan. Saya lihat banyak orang
berbondong-bondong membuat warnet. Dan mereka kesulitan untuk
mengelolanya. Dan ketika mereka berbondong-bondong klik
www.warnet-alpha.net (tentu saja, berbekal integritas yang terus
dijaga selama 6 tahun), kini kami bertransformasi menjadi penyedia
jasa setup dan maintenance warnet nomor wahid di Indonesia.

Bisnis bioethanol saya pun bangkrut. Total kerugian dengan warnet
menjadi milyaran. Bangkrut, dikhianati, miss-management adalah
pelajaran-pelajaran yang berharga.. kini saya alhamdulillah dengan
pertolongan Allah telah melewati masa-masa krisis itu dan bahkan
membalikan keadaan. Lebih matang, lebih dewasa, sekarang apa-apa bisa
jadi duit.. bahkan tanpa modal sekalipun..

Coba hitung, berapa waktu yang anda habiskan untuk memikirkan bisnis
anda? Berapa jam per hari? Jangan-jangan Cuma 1-2 jam saja, atau
Jangan-jangan anda malah keasikan membuat list daftar barang-barang
konsumtif yang mau anda beli.

Coba hitung, berapa modal yang diinvestasikan untuk bisnis anda?
Untuk marketing? Untuk pengembangan? Untuk penyusutan? Untuk riset?
Untuk seminar? Atau malah lebih banyak uang yang dihabiskan untuk
keperluan konsumtif?

Anda gagal karena mindset anda! Mindset anda yang bilang bahwa jadi
pengusaha bisa jalan-jalan sementara bisnis jalan sendiri.. mindset
anda yang bilang adanya passive income tanpa perlu bekerja. Tapi anda
bertemu realitas yang berbeda, dan anda tidak siap untuk itu… anda
panic.. karena tidak seenak yang dijanjikan itu…

Jadikan profesi pengusaha ini untuk pengabdian dan untuk ibadah. Insya
allah semua terasa nikmat. Kerjakan dengan enjoy dan sebaik-baiknya,
pada titik itu justru order/proyek/client/customer yang akan
mengejar-ngejar anda! Percayalah!


2.Utang--U

Utang adalah akar masalah yang kedua. Ini adalah masalah yang sangat
sensitive. Rasulullah sangat tidak menganjurkan berhutang, dan
meng-encourage bagi hasil atau bekerjasama. Saya sendiri bukan orang
yang anti-hutang, hutang boleh-boleh saja (walau saya belum pernah
berhutang ke bank).. asal ada hitung-hitungan yang matang..

Contoh : bisnis jualan kue kita sudah memiliki satu karyawan untuk
antar kue. Dengan net-profit bisnis 2jt/bulan. Kemudian jalan 2 tahun
bisnis berkembang, net-profit menjadi 5jt/bulan. Bahkan order melebihi
kapasitas produksi. Jika harus investasi mesin produksi baru plus
inventaris motor buat antar dengan cara berhutang, maka misalkan
diasumsikan ada beban cicilan sebesar 3jt/bulan.

- Dan dengan mesin baru itu yang dicicil itu, ternyata net-profit
meningkat menjadi 7jt/bulan. Nah itu baru hutang yang bener! Untuk
leverage atau pengembangan bisnis. Dan dengan cicilan yang masih bisa
ter-cover dengan bisnis yang ada.

- Biasanya nih, dengan net-profit “Cuma” 2jt/bulan, kita nekat buka
cabang! Supaya bisa franchise katanya! Hutang puluhan bahkan ratusan
juta yang cicilannya diatas 5jt. Padahal present net-profit kita Cuma
2jt/bulan! Gimana ini logika nya… sementara tidak ada jaminan bahwa
cabang akan selalu untung. Apa bedanya dengan spekulasi? Beda kalau
misalnya menggunakan uang dari kantong sendiri

- Ada yang lebih parah. Bisnis nya malah belom ada, tapi udah utang
ratusan juta buat buka toko kue. Nah yang ini lebih sableng lagi… saya
benar-benar tidak menyarankan untuk memulai bisnis dengan hutang!
Jangan pernah!

- Ditambah lagi utang-utang buat gaya hidup ga penting… cicilan mobil,
cicilan blackberry, cicilan TV LCD, mention it… Jangan pernah beli
segala sesuatu secara kredit ketika diperuntukan untuk urusan pribadi
(bukan perusahaan). Tundalah kesenangan kecil, demi mendapat
kesenangan besar nanti!

- Bayangkan anda buka 10 toko kue dengan modal utang. Cicilan
50jt/bulan. Itulah yang membuat anda menjadi frustasi! Nikmati
pelan-pelan… jalani semuanya dengan sederhana… selesaikan pekerjaan
dengan sebaik-baiknya.. biarkan sunnatullah bekerja. Ketika anda
bersungguh-sungguh, pasti order yang akan mengejar anda… walau anda
menolak sekalipun.. insya allah

- Buka 1 cabang dulu.. biar kan menjadi “matang” selama 3-4 tahun,
kemudian buka cabang dengan duit tabungan sendiri. Bukan utang.
Setelah buka 5 cabang dan berhasil, baru bicara franchise. Atau kalau
memang yakin profit, mengapa harus franchise? KFC, Hokben, Gokana juga
ga franchise kok..

- Ga punya duit buat 1 cabang? Patungan sama temen! Tentu saja yang
bisa dipercaya plus mau sama-sama bekerja.

- Ga percayaan sama temen? Ya mulai dari door to door direct selling.
Bisa tuh ga pake modal.

- Malu? Tengsin? Males? Ya ga usah jadi pengusaha…

Coba yuk, bisnis dengan modal yang ada aja. Klo Cuma ada 10jt, ya pake
itu aja cukup kok. Klo Cuma ada 1jt, ya udah cukup juga… bisnis saya
www.jasakomputer.com modalnya Cuma 1jt, belum jalan setahun
menghasilkan net-profit tembus 2 digit alias 10jt. Asal focus!

Continue -->>

Kamis, Juli 08, 2010

Wining Spirit – Secret Of Dream

Dear Gezrot-ers :) begitu banyak orang yang bermimpi untuk menjadi lebih baik,
dan banyak juga orang yang sampai benci dan membenci pemimpi. Hanya ada 1 sebab, karena mereka sebelumnya pernah kecewa karena mimpi mereka tidak tercapai. Dan menjadi balik membenci

Gezrot-ers, ada 1 hal yang ingin saya sampaikan yakni bagaimana caranya Anda bermimpi itu akan membuat perbedaan. berikut petuah dari Mr TDW

Dalam kesempatan kali ini, ada 4 hal yang akan dibahas dalam Secret of Dream , dan ada 4 hal juga yang menyebabkan mengapa mimpi itu bisa gagal.Ada 4 poin yang dilakukan oleh para pemenang dalam bidang apapun, sehingga mereka berhak menyandang predikat sebagai juara atau sebagai pemenang. 4 poin tadi saya rangkum dengan 1 istilah, winning spirit.

Poin pertama dari para pemenang adalah mereka selalu memiliki dream, kemudian dream tadi dibentuk dalam bentuk planning, yang merupakan poin yang kedua.Yang ketiga, planning yang sudah mereka buat, mereka terapkan dalam bentuk action atau tindakan. Dan poin yang keempat, yang namanya finishing, atau mereka menyelesaikan apa yang sudah mereka mulai. Berbicara tentang dream, berbicara tentang impian, ada 5 poin atau 5 rahasia tentang sebuah impian.

Rahasia yang pertama dari impian adalah impian tanpa batas. Anda bisa bermimpi apapun di dunia ini. Anda bisa bebas memilih impian anda, tetapi yang paling penting adalah anda harus punya cara untuk mewujudkan impian anda. Sekali lagi, impian anda, silahkan anda buat, walaupun tidak masuk akal, tetapi caranya haruslah masuk akal.

Secret of dream yang kedua adalah impian adalah hal yang gratis, tidak akan ada orang yang akan memungut bayaran dari impian-impian yang anda impikan. Pertanyaan saya adalah seperti ini, kalau anda memimpikan sesuatu, apakah akan menjadi kenyataan? Jawabannya belum tentu. Tapi kalau anda tidak pernah bermimpi, ya tentu tidak akan pernah menjadi kenyataan. Lumayan kalau misalnya impian tadi yang anda impikan dan berhasil 50%, anda tetap memiliki 50% keberhasilan. Tapi kalau anda tidak memiliki impian sama sekali, keberhasilannya adalah 0%.

Yang ketiga adalah impian tidak sama dengan keadaan saat ini. Banyak orang yang mengukur impiannya mereka berdasarkan keadaan atau kondisi mereka saat ini. Anda tidak bisa mengukur impian anda berdasarkan kondisi anda saat ini. Kenapa? Karena yang namanya impian adalah hal2 yang belum terjadi, yang anda inginkan 5, 10, 15 atau 20 tahun yang akan datang.

Yang keempat adalah impian selalu bisa jadi kenyataan, asalkan anda tidak pernah menyerah untuk mengejarnya, dengan taktik dan strategi yang berbeda, tentunya akan dijelaskan di capsule-capsule selanjutnya. Impian anda selalu punya kesempatan atau peluang untuk bisa menjadi kenyataan.

Yang kelima adalah anda harus mempercayai impian anda. Impian anda tidak akan mungkin bisa terwujud kalau anda tidak mempercayai kalau itu bisa menjadi kenyataan. impian anda tidak akan bisa menjadi kenyataan. Kenapa? Karena ketika anda tidak mempercayai; waktu, tenaga, enegi, pikiran anda, tidak akan anda kerahkan secara maksimal, untuk mengupayakan agar impian anda menjadi kenyataan.

Tapi kalau anda yakin 100%, dengan tekad yang bulat, bahwa impian anda bisa menjadi kenyataan, maka waktu, tenaga, potensi akan anda kerahkan sedemikian rupa, sehingga membantu anda untuk mewujudkan impian-impian anda. Pertanyaannya adalah kenapa banyak orang yang tidak berhasil dalam mewujudkan impiannya.

Minimal ada 4 penyebab utama :

Yang pertama adalah mereka kehabisan energi. Kenapa mereka kehabisan energi? Karena mereka tidak memiliki alasan yang cukup kuat, untuk membuat mereka tetap bertahan dan mengejar impian-impian mereka.

Yang kedua adalah mereka kehabisan keyakinan. Kenapa mereka kehabisan keyakinan? Karena mereka selalu terbentur dengan ketidakberhasilan, mereka selalu terbentur dengan tantangan demi tantangan. Ini bisa terjadi kalau anda tidak membagi impian anda menjadi impian atau target2 yang lebih kecil, lebih kecil, dan lebih kecil lagi. Kesuksesan adalah proses memenangkan sukses-sukses kecil tiap harinya.

Yang ketiga adalah mereka kehabisan waktu. Kenapa mereka kehabisan waktu? Karena mereka tidak punya manajemen waktu yang baik.

Yang keempat adalah mereka kehabisan kesabaran dalam proses mewujudkan impian mereka.

Kenapa mereka kehabisan kesabaran? Alasan yang paling utama adalah karena mereka tidak memiliki lingkungan yang mendukung mereka dalam proses mengejar impian-impian mereka.

Continue -->>

Selasa, Januari 19, 2010

Bagaimana menghadapi orang Sulit : Mengenali 10 perilaku yang tidak diinginkan

Apa saja 10 perilaku yang tidak diinginkan ? Kita menjawab pertanyaan tersebut dengan sedikit berbeda, tergantung kekuatan dan kelemahan komunikasi interpersonal kita. Tapi secara umum kita setuju tentang orang yang sulit dan apa yang mereka lakukan yang membuat mereka terlihat sulit.

Saat ini telah diidentifikasi 10 pola perilaku yang spesifik yang dirasakan orang secara umum ketika merasa terancam atau terhalang, yang menggambarkan usaha mereka dengan atau (menghindar dari) keadaan yang tidak diinginkan. Berikut tipe dan ciri-cirinya :

1. Si Panser (The Tank)
Ambisius dan kejam, keras dan kuat, atau dengan intensitas yang tenang dan presisi sinar laser, Si panser berasumsi bahwa hasil akhir adalah tujuan. Jika anda menghalangi jalan, anda akan dieliminasi.

2.Si Penembak Jitu (The Sniper)

Orang licik yang bersembunyi ini benci kepada anda dengan beberapa alasan. Dari pada marah, dia akan membalas dengan mengidentifikasi kelemahan anda dan menggunakannya untuk melawan anda, melalui sabotase, gosip dan isu.

3.Si Granat (The Grenade)

Orang ini meledak dengan kemarahan yang hebat yang terlihat tidak proporsional dengan kondisi, membuat orang lain lari bersembunyi dan bertanya-tanya apa yang terjadi.

4.Si Serba Tahu (The Know-It-All)

Orang ini mengetahui 98 persen tentang apa saja. (silahkan Tanya) Si Serba Tahu akan memberi tahu anda apa yang yang mereka tahu selama berjam-jam tetapi tidak mau memberi kesempatan untuk mendengarkan pendapat anda.

5.Si Sok Tahu (The Think-They-Know-It-All)

Walaupun orang ini tidak tahu banyak, mereka tidak membiarkan hal tersebut menghalangi mereka. Jika anda tidak tahu banyak tentang hal yang mereka bicarakan, mereka mungkin akan menyesatkan anda ke dalam kesulitan atau membuat project keluat jalur.

6.Si Penjilat (The Yes Person)

Cepat sekali setuju, lambat bergerak, Si Penjilat meninggalkan jejak komitmen yang tidak terpenuhi atau janji yang dilanggar. Walaupun mereka tidak menyenangkan siapapun, mereka bersikeras untuk menyenangkan hati.

7.Si Plin Plan (The Maybe Person)

Ketika menghadapi keputusan yang penting, Si Plin plan membiarkan hal tersebut sampai semuanya terlambat. Akhirnya, keputusan tersebut terjadi dengan sendirinya. Hal itu bukan salah siapapun kecuali dirinya sendiri.

=======================================
---IKLAN----IKLAN----IKLAN----IKLAN---

Beta Consulting ( Bengkeldata.com ) siap membantu perusahaan/perorangan dalam melakukan analisa data statistika, olah data penelitian , riset pasar dan konsultasi manajemen.

LAYANAN
1. Olah Data Statistika/ Analisa Data Penelitian : Uji Parametrik & Uji Non Parametrik, Time Series Analysis, Data Panel, Bootstrap, REGRESI, KORELASI, Multivariat, dll
2. Training Statistika : SPSS, Eview, SAS, Lisrel, Minitab, Amos
3. Riset Pasar
4. Management Consultancy

Hubungi:
Beta Consulting ( Bengkeldata.com )
Telp: (021) 71088944. email : info@bengkeldata.com


Kini Telah Hadir Batik Cirebon Antik & Unik hanya di MegaMendung.Com
Hub: Telp: (021) 71088944. email : Batik@MegaMendung.com

======================================

8. Si Tidak ada (The Nothing Person)

Anda tidak pernah tahu apa yang terjadi karena orang ini tidak memberi tahu anda apapun – tidak ada masukan, verbal maupun non verbal.

9.Si Negatif (The No Person)

Orang ini selalu mengatakan, “ setiap kabut selalu punya kegelapan” dan “ Saya bukan negatif, hanya realistis” Muram dan menakut-nakuti, Si negative menggiring orang menuju keputusasaan.

10.Si Perengek (The Whiner)

Orang ini selalu merasa sengsara, merengek terus menerus, dan menarik orang melamah dengan generalisasi bahwa tidak ada yang benar, semuaya salah, dan semua hal akan terjadi seperti itu kecuali anda melakukan sesuatu.


Beberapa ide awal untuk menghadapi 10 tipe yang tidak diinginkan :

1. Memahami bahwa setiap orang bereaksi berbeda terhadap berbagi macam tipe perilaku : Orang yang sangat mengganggu anda mungkin bisa diterima dengan baik oleh orang lain.

2. Mengenali dengan baik setiap tipe: Masing –masing menuntut respon yang berbeda. Pikirkan tentang orang lain di sekitar anda. Apakah ada orang di kantor atau di rumah yang memenuhi criteria tersebut ?

3. Mengenali peran yang anda mainkan: Kita dapat menjadi sulit pada suatu waktu. Memahami setiap perilaku akan membantu anda sukses dengan orang lain.

Diadaptasi dari : Dealing With Difficult People. Rick Brinkman & Rick Kirschner .2003

Bagaimana sikap Anda dalam menghadapi berbagai tipe kepribadian orang di atas?? Silahkan sharing di bawah ini.

Continue -->>

Rabu, Desember 16, 2009

Mantan Tukang Las Itu Kini Raup Omzet Ratusan Juta

Minggu, 13 Desember 2009 | 12.35 WIB

KOMPAS.com - Berawal sebagai tukang las di sebuah bengkel, Adnan sukses menjadi
pebisnis perlengkapan pabrik. Berbagai perusahaan besar telah menjadi
pelanggannya. Yang menarik, modal Adnan mengawali usaha hanya berupa mesin bubut
yang ia sewa dari sebuah sekolah.

Kerja keras dan pantang menyerah menjadi kunci kesuksesan Adnan dalam membangun
usaha. Berpuluh tahun bergelut di bidang pengelasan, akhirnya Adnan berhasil
mendirikan sebuah perusahaan sendiri yang bergerak di bidang pabrikasi.

Di bawah bendera PT Teknik Makmur Perkasa Asri (PT TEMPA), Adnan memasok
berbagai perlengkapan pabrik dan komponen pendukung untuk mesin dan alat berat,
khususnya onderdil yang terbuat dari logam.

November ini, Adnan mengubah bentuk usahanya menjadi perseroan terbatas (PT).
Sebelumnya, usahanya baru sebatas usaha dagang (UD) bernama UD ASRI. Selama
berbentuk UD, Adnan berhasil memperoleh order atau tender melalui pihak
ketiga. Dengan mengusung izin usaha sebagai perusahaan, Adnan berharap bisa
memasok langsung perlengkapan ke perusahaan besar yang selama ini hanya ia kenal
lewat pihak ketiga.

Bersama tujuh pekerja tetapnya, saat ini Adnan memproduksi berbagai perlengkapan
dan komponen, mulai dari mesin pabrik, tangki, komponen penggulung plat, sampai
rol penyekat minyak kapal tanker. Meski terbilang sederhana, Adnan berhasil
membangun tempat produksi sendiri di Kalimalang yang ia sebut sebagai bengkel
pabrik. “Tapi tempatnya masih kecil untuk dibilang pabrik,” ujar Adnan
merendah.

Di bengkelnya, pria asal Boyolali ini mengerjakan berbagai pesanan komponen dari
perusahaan pembuat alat berat, seperti PT Truba Enginering, PT Globindo, dan PT
Krakatau Steel.Â

Siapa sangka, Adnan memulai usaha itu dari nol. Bisa dibilang, ia tak
mengeluarkan modal yang banyak ketika memulai usaha 19 tahun silam. Untuk
bekerja, Adnan menyewa mesin bubut milik sebuah sekolah di Rawamangun dengan
tarif Rp 15.000 per hari.

Adnan menceritakan, keahlian mengelas ia peroleh dari tempatnya bekerja sebagai
tukang las di Jakarta. Delapan tahun bekerja sebagai tukang las alumunium
membuatnya percaya diri merintis usaha pengelasan sendiri. Produk pertamanya
adalah komponen penggulung plat. “Orang tahunya kalau saya ahli membuat
perlengkapan dari logam,” ujar bapak tiga anak ini.

Bisnis Adnan terus berkembang. Kini pesanan kepada dia terus mengalir seiring
semakin populernya nama Adnan. Saat sepi saja, Adnan sanggup meraup omzet paling
tidak sebanyak sekitar Rp 50 juta per bulan. Saat ramai, omzetnya melonjak
hingga ratusan juta rupiah per bulan.

Sejatinya Adnan tidak pernah membayangkan bakal punya perusahaan dan bengkel
kerja seperti sekarang. Kepergiannya dari Boyolali ke Ibukota justru karena
paksaan ekonomi keluarga. Penghasilan orangtuanya dari bertani tidak cukup
untuk membiayai sekolahnya. Ia pun tak ingin terus membebani keluarga. “Hal
itu memaksa saya segera pergi merantau ke mana saja, yang penting bisa punya
penghasilan sendiri,” kenang Adnan.

=======================================
---IKLAN----IKLAN----IKLAN----IKLAN---

Beta Consulting ( Bengkeldata.com ) siap membantu perusahaan/perorangan dalam melakukan analisa data statistika, olah data penelitian , riset pasar dan konsultasi manajemen.

LAYANAN
1. Olah Data Statistika/ Analisa Data Penelitian : Uji Parametrik & Uji Non Parametrik, Bootstrap, REGRESI, KORELASI, Multivariat, dll
2. Training Statistika : SPSS, Eview, SAS, Lisrel, Minitab, Amos
3. Riset Pasar
4. Management Consultancy

Hubungi:
Beta Consulting ( Bengkeldata.com )
Telp: (021) 71088944. email : info@bengkeldata.com
======================================

Alkisah, selepas lulus sekolah teknik mesin (STM) di Boyolali pada 1982, pria
yang mengambil jurusan mesin umum ini berangkat menuju tanah perantauan
pertamanya ke Lubuk Linggau, Sumatra Selatan. Dia berangkat bersama beberapa
rekannya, meski tidak punya kenalan yang dituju di sana. Namun, berbekal
keahliannya dari bangku sekolah, dia bisa dipekerjakan sebagai teknisi sepeda
motor di sebuah bengkel di Lubuk Linggau.

Sayang, baru jalan tiga bulan, Adnan memutuskan kembali ke tanah kelahirannya.
Biaya hidup yang terlalu mahal membuatnya merasa tidak bisa bertahan di
rantau. Setelah kembali ke rumah, lagi-lagi Adnan merasa tidak nyaman
membebani keluarga. Beberapa bulan kemudian dia memutuskan hijrah ke rumah
sepupunya di Jakarta bermodalkan sisa tabungan sebesar Rp 35.000.

Di situ, kesabarannya diuji. Sebab, beberapa bulan berjalan dia belum juga
mendapat pekerjaan. “Selama itu pula saya bantu-bantu pekerjaan rumahtangga,
seperti mengepel, angkat air,” kisah pria 49 tahun ini.

Penantiannya tidak sia-sia. Pada bulan ketiga berada di Ibukota, akhirnya dia
mendapat pekerjaan sebagai teknisi di salah satu bengkel di daerah Tanjung
Priok. Selama bekerja di bengkel itu, Adnan tidak cepat berpuas diri. Dia
berpikir untuk mengembangkan diri dengan belajar keahlian lain. Kebetulan di
bengkel tempatnya bekerja ada kesempatan belajar mengelas. Selama tiga hari
berturut-turut, ia memanfaatkan kesempatan untuk belajar mengelas mobil.

Dari pekerjaan ini, dia cuma mendapat tambahan uang makan. “Saya pikir,
biarlah tidak digaji, yang penting dapat ilmu lebih, karena saya ingin
menjangkau lebih lagi ke depannya,” tuturnya.

Merasa cukup mampu berjuang di lingkup lebih besar, Adnan memutuskan keluar dari
bengkel. Tak lama kemudian, dia diterima sebagai tukang las aluminium di sebuah
perusahaan yang memproduksi peralatan transportasi di Jakarta. “Selama delapan
tahun saya menimba ilmu dan pengalaman di sana. Selama itu pula saya bekerja
sambilan sebagai tenaga panggilan mengelas di Mayasari Bakti,” kenang pria
sederhana ini.

Menurutnya, pendapatan dari mengelas panggilan justru jauh lebih besar dari gaji
bulanannya. “Dari las, saya bisa mencicil rumah ketika itu,” kenangnya.

Hal inilah yang kemudian mencetuskan ide dalam benaknya untuk membuka usaha las
sendiri. Apalagi dengan modal pengalaman dan kenalannya, dia merasa cukup mampu
untuk merintis usaha pengelasan.

Untuk membangun PT Teknik Makmur Perkasa Asri (PT Tempa) hingga beromzet ratusan
juta sebulan seperti sekarang, Adnan harus merasakan gonta-ganti pekerjaan
beberapa kali. Awalnya, usaha Adnan yang bergerak di bidang pembuatan
peralatan pabrik ini masih berjalan tanpa nama. Ia mendapatkan order dari sebuah
Sekolah Teknik Mesin (STM) di Rawamangun, Jakarta. Ia juga menyewa tempat di STM
ini.

Dari sekolah inilah, Adnan menyewa beberapa mesin bubut sebagai alat operasinya.
Selama dua tahun pertama, order pengerjaan mesin datang dari STM tersebut. Tapi,
memasuki tahun ketiga, datang beberapa order dari perusahaan besar dengan nilai
puluhan juta rupiah. Misalnya dari PT Krakatau Steel dan dari PT Globindo di
Sunter untuk mengerjakan empat unit rol penyekat minyak di kapal tanker. Proyek
bernilai Rp 22 juta itu berhasil dia selesaikan dalam tempo tiga minggu saja.
“Waktu itu, saya mulai menabung untuk membeli tanah,” ujarnya.

Sayang, ujian datang ketika Adnan sedang di atas angin. Salah satu pengurus STM
mengusirnya karena merasa kurang cocok. Ia pun terpaksa hengkang dari STM
tersebut dan kembali ke tanah kelahirannya di Boyolali. Ia kemudian memulai
usaha pembelahan kayu. Tapi karena merasa kurang cocok, usaha ini hanya berjalan
beberapa bulan. Begitu pula dengan usaha-usaha lainnya, seperti usaha pembuatan
alat kebersihan, usaha mi ayam, dan lainnya.

Akhirnya, di 1996, ia memutuskan kembali ke usaha semula. “Kebetulan salah
satu kepala unit usaha STM menawari saya tempat,” ujarnya. ujarnya. Tak
menunggu lama, order pun mulai mengalir lagi. Setahun kemudian, dia menamakan
usahanya Usaha Dagang (UD) Asri dan menyewa tempat usaha baru. Tiga tahun
berselang, ia membeli peralatan sendiri. Lantaran biaya sewa tempat usaha
terus naik, Adnan memutuskan membangun bengkel di atas lahan miliknya sendiri
seluas 400 meter persegi. “Dulu dindingnya dari bambu,” kenangnya.

Karena pindah ke lokasi baru dan bengkelnya kurang meyakinkan, order mulai seret
dan terancam tutup. Bahkan pernah satu hari ia hanya punya uang untuk membeli
bensin. “Tapi saya pantang menyerah, rajin promosi dari mulut ke mulut, dan
melobi,” katanya.

Hasilnya, perlahan order mulai mengalir lagi. Produksi bengkelnya terus
meningkat. Bahkan ia sempat menambah mesin dan membangun gudang tiga tahun
silam. “Kuncinya, kualitas produk harus bagus,” ujarnya. Akhirnya,
November ini, usahanya resmi menjadi Perseoran Terbatas (PT). ( Dupla Kartini
PS/Kontan)

Continue -->>

Pak Gamal, Pemilik 14 Cabang Indomaret & mempunyai Passive Income 350 juta per Bulan

Bapak Gamal seorang entrepreneur yang menggabungkan bisnis property dengan franchise. Saat ini beliau telah memiliki 14 cabang Indomart dan beberapa waralaba seperti apotik, travel-TX Travel dan salon-MY Salon, sempat juga memiliki salah satu cabang bakmi Japos bersama beberapa rekannya (namun saat ini sudah tutup).

Selalu ingat dengan falsafah yang didengungkan sang ayah, “lebih baik jadi raja kecil daripada jadi pegawai”, membuat beliau memutuskan untuk resign dari tempat kerjanya kemudian berbisnis.

Jika saya memiliki 14 Indomaret, 5 Apotek Century, 2 bisnis salon, 2 bisnis tour & travel, 2 bisnis laundry, menguasai lebih dari 15 property, dan memiliki penghasilan pasif Rp 300 jt / bulan (ya, per bulan!!), gaya hidup seperti apa yg akan saya miliki? Bagaimana tingkah laku saya? Bagaimana saya memperlakukan orang-orang di sekeliling saya? Seberapa jauh saya akan berubah?

Pertanyaan itu mau tak mau muncul dan menggelitik saya setelah kemarin saya turut serta dalam master mind property yg menghadirkan pak Gamal, manusia "super", setidaknya menurut kaca mata saya.

Bagaimana gak super? Di luar segala kesuksesan dan bisnisnya yg saya sebut di atas (dan masih terus berkembang), pria berusia 55 tahun tersebut sangat-sangat bersahaja. Tidak nampak kesan kesombongan dan keangkuhan yg lazimnya saya temui dari orang2 yg cukup sukses dan kaya. Tidak ada kesan pamer atau merendahkan orang lain. Tidak ada keraguan utk membagi ilmunya kepada kami, orang2 yg notabene tdk beliau kenal sama sekali.

=======================================
---IKLAN----IKLAN----IKLAN----IKLAN---

Beta Consulting ( Bengkeldata.com ) siap membantu perusahaan/perorangan dalam melakukan analisa data statistika, olah data penelitian , riset pasar dan konsultasi manajemen.

LAYANAN
1. Olah Data Statistika/ Analisa Data Penelitian : Uji Parametrik & Uji Non Parametrik, Bootstrap, REGRESI, KORELASI, Multivariat, dll
2. Training Statistika : SPSS, Eview, SAS, Lisrel, Minitab, Amos
3. Riset Pasar
4. Management Consultancy

Hubungi:
Beta Consulting ( Bengkeldata.com )
Telp: (021) 71088944. email : info@bengkeldata.com
======================================

Bahkan beliau dengan rendah hati, bersama2 kami, turut mendengarkan dengan seksama pelajaran property dari James, yg usianya baru 25 tahun. Sebuah teladan bahwa seseorang tidak boleh berhenti belajar dari siapapun, dimanapun, dan kapanpun, tidak perduli seberapa suksesnya orang itu.

Setiap perkataan beliau selalu mengungkapkan beliau "hanya" beruntung. Intinya, bapak dari 3 orang anak ini selalu mensyukuri setiap kejadian yg mengiringi langkah2 beliau menapaki tangga kesuksesan.

Pak Gamal dan istri memulai bisnis dengan apotek yang mereka bangun awalnya dari carport rumah, kebetulan keduanya berlatarbelakang apoteker. Berlanjut dengan bisnis-bisnis yang lain (yang hampir semuanya franchise), bisnis beliau kemudian berkembang dibantu oleh property yang dimilikinya. “ Sudah benar bila anda berbisnis, anda juga memiliki propertinya, karena property selalu naik nilainya”, demikian kata-kata pak Gamal disela-sela tanya jawab dengan peserta. Menurut pengakuan pak Gamal sampai saat ini beliau tidak pernah memegang cash flow dari beberapa bisnisnya tersebut, karena profit dari semua bisnisnya selalu langsung diputar untuk mengembangkan bisnis, untuk membuat bisnis baru atau untuk membeli property.

Bila diperhatikan bisnis yang dilakoni pak Gamal memerlukan modal besar, kalau menurut rumusnya pak James dengan E=mc², unsur m-nya relatif besar. Namun terlepas dari itu unsur c atau kreatifitas pak Gamal tidak diragukan lagi dalam mengutak-atik property yang dimiliki untuk pengembangan bisnis-bisnisnya. Luar biasa! mungkin kata tersebut yang cocok diapresiasikan untuk beliau.

Luar biasa....

disarikan dari berbagai sumber)

Continue -->>

Kamis, Desember 10, 2009

Sepuluh Wasiat untuk Istri yang Mendambakan “Keluarga Bahagia tanpa Problema”

Berikut ini sepuluh wasiat untuk wanita, untuk istri, untuk ibu rumah tangga dan ibunya anak-anak yang ingin menjadikan rumahnya sebagai pondok yang tenang dan tempat nan aman yang dipenuhi cinta dan kasih sayang, ketenangan dan kelembutan.

Wahai wanita mukminah!

Sepuluh wasiat ini aku persembahkan untukmu, yang dengannya engkau membuat ridla Tuhanmu, engau dapat membahagiakan suamimu dan engkau dapat menjaga tahtamu.

Wasiat Pertama: Takwa kepada Allah dan menjauhi maksiat

Bila engkau ingin kesengsaraan bersarang di rumahmu dan bertunas, maka bermaksiatlah kepada Allah!!

Sesungguhnya kemaksiatan menghancurkan negeri dan menggoncangkan kerajaan. Maka janganlah engkau goncangkan rumahmu dengan berbuat maksiat kepada Allah dan jangan engkau seperti Fulanah yang telah bermaksiat kepada Allah… Maka ia berkata dengan menyesal penuh tangis setelah dicerai oleh sang suami: “Ketaatan menyatukan kami dan maksiat menceraikan kami…”

Wahai hamba Allah… Jagalah Allah niscaya Dia akan menjagamu dan menjaga untukmu suamimu dan rumahmu. Sesungguhnya ketaatan akan mengumpulkan hati dan mempersatukannya, sedangkan kemaksiatan akan mengoyak hati dan mencerai-beraikan keutuhannya.

Karena itulah, salah seorang wanita shalihah jika mendapatkan sikap keras dan berpaling dari suaminya, ia berkata “Aku mohon ampun kepada Allah… itu terjadi karena perbuatan tanganku (kesalahanku)…”

Maka hati-hatilah wahai saudariku muslimah dari berbuat maksiat, khususnya:

- Meninggalkan shalat atau mengakhirkannya atau menunaikannya dengan cara yang tidak benar. Duduk di majlis ghibah dan namimah, berbuat riya’ dan sum’ah.

- Menjelekkan dan mengejek orang lain. Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لَا يَسْخَرْ قَومٌ مِنْ قَوْمٍ عَسَى أَنْ يَكُونُوا خَيْرًا مِنْهُمْ وَلَا نِسَاءٌ مِنْ نِسَاءٍ عَسَى أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا مِنْهُنَّ

“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olokkan kaum yang lain(karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olokkan) dan janganlah wanita-wanita (mengolok-olokkan) wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokkan).” (Al Hujuraat: 11)

- Keluar menuju pasar tanpa kepentingan yang sangat mendesak dan tanpa didampingi mahram. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

أَحَبُّ الْبِلادِ إِلَى اللهِ مَسَاجِدُهُمْ وَأَبْغَضَ الْبِلادِ إِلَى اللهِ أَسْوَاقُهُمْ

“Negeri yang paling dicintai Allah adalah masjid-masjidnya dan negeri yang paling dibenci Allah adalah pasar-pasarnya.”1

- Mendidik anak dengan pendidikan barat atau menyerahkan pendidikan anak kepada para pembantu dan pendidik-pendidik yang kafir.

- Meniru wanita-wanita kafir. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

“Siapa yang menyerupai suatu kaum maka ia termasuk golongan mereka.”2

- Menyaksikan film-film porno dan mendengarkan nyanyian.

- Membaca majalah-majalah lawakan/humor.

- Membiarkan sopir dan pembantu masuk ke dalam rumah tanpa kepentingan mendesak.

- Membiarkan suami dalam kemaksiatannya.3

- Bersahabat dengan wanita-wantia fajir dan fasik. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

الْمَرْءُ عَلَى دِيْنِ خَلِيْلِهِ

“Seseorang itu menurut agama temannya.”4

- Tabarruj (pamer kecantikan) dan sufur (membuka wajah)

Wasiat kedua: Berupaya mengenal dan memahami suami

Hendaknya seorang istri berupaya memahami suaminya. Ia tahu apa yang disukai suami maka ia berusaha memenuhinya. Dan ia tahu apa yang dibenci suami maka ia berupaya untuk menjauhinya, dengan catatan selama tidak dalam perkara maksiat kepada Allah, karena tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Al Khaliq (Allah Ta`ala). Berikut ini dengarkanlah kisah seorang istri yang bijaksana yang berupaya memahami suaminya.

Berkata sang suami kepada temannya: “Selama dua puluh tahun hidup bersama belum pernah aku melihat dari istriku perkara yang dapat membuatku marah.”

Maka berkata temannya dengan heran: “Bagaimana hal itu bisa terjadi.”

Berkata sang suami: “Pada malam pertama aku masuk menemui istriku, aku mendekat padanya dan aku hendak menggapainya dengan tanganku, maka ia berkata: ‘Jangan tergesa-gesa wahai Abu Umayyah.’ Lalu ia berkata: ‘Segala puji bagi Allah dan shalawat atas Rasulullah… Aku adalah wanita asing, aku tidak tahu tentang akhlakmu, maka terangkanlah kepadaku apa yang engkau sukai niscaya aku akan melakukannya dan apa yang engkau tidak sukai niscaya aku akan meninggalkannya.’ Kemudian ia berkata: ‘Aku ucapkan perkataaan ini dan aku mohon ampun kepada Allah untuk diriku dan dirimu.’”

Berkata sang suami kepada temannya: “Demi Allah, ia mengharuskan aku untuk berkhutbah pada kesempatan tersebut. Maka aku katakan: ‘Segala puji bagi Allah dan aku mengucapkan shalawat dan salam atas Nabi dan keluarganya. Sungguh engkau telah mengucapkan suatu kalimat yang bila engkau tetap berpegang padanya, maka itu adalah kebahagiaan untukmu dan jika engkau tinggalkan (tidak melaksanakannya) jadilah itu sebagai bukti untuk menyalahkanmu. Aku menyukai ini dan itu, dan aku benci ini dan itu. Apa yang engkau lihat dari kebaikan maka sebarkanlah dan apa yang engkau lihat dari kejelekkan tutupilah.’ Istri berkata: ‘Apakah engkau suka bila aku mengunjungi keluargaku?’ Aku menjawab: ‘Aku tidak suka kerabat istriku bosan terhadapku’ (yakni si suami tidak menginginkan istrinya sering berkunjung). Ia berkata lagi: ‘Siapa di antara tetanggamu yang engkau suka untuk masuk ke rumahmu maka aku akan izinkan ia masuk? Dan siapa yang engkau tidak sukai maka akupun tidak menyukainya?’ Aku katakan: ‘Bani Fulan adalah kaum yang shaleh dan Bani Fulan adalah kaum yang jelek.’”

Berkata sang suami kepada temannya: “Lalu aku melewati malam yang paling indah bersamanya. Dan aku hidup bersamanya selama setahun dalam keadaan tidak pernah aku melihat kecuali apa yang aku sukai. Suatu ketika di permulaan tahun, tatkala aku pulang dari tempat kerjaku, aku dapatkan ibu mertuaku ada di rumahku. Lalu ibu mertuaku berkata kepadaku: ‘Bagaimana pendapatmu tentang istrimu?’”

Aku jawab: “Ia sebaik-baik istri.”

Ibu mertuaku berkata: “Wahai Abu Umayyah.. Demi Allah, tidak ada yang dimiliki para suami di rumah-rumah mereka yang lebih jelek daripada istri penentang (lancang). Maka didiklah dan perbaikilah akhlaknya sesuai dengan kehendakmu.”

Berkata sang suami: “Maka ia tinggal bersamaku selama dua puluh tahun, belum pernah aku mengingkari perbuatannya sedikitpun kecuali sekali, itupun karena aku berbuat dhalim padanya.”5

Alangkah bahagia kehidupannya…! Demi Allah, aku tidak tahu apakah kekagumanku tertuju pada istri tersebut dan kecerdasan yang dimilikinya? Ataukah tertuju pada sang ibu dan pendidikan yang diberikan untuk putrinya? Ataukah terhadap sang suami dan hikmah yang dimilikinya? Itu adalah keutamaan Allah yang diberikannya kepada siapa yang Dia kehendaki.

Wasiat ketiga: Ketaatan yang nyata kepada suami dan bergaul dengan baik

Sesungguhnya hak suami atas istrinya itu besar. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

لَوْ كُنْتُ آمِرَا أَحَدًا أَنْ يَسْجُدَ لأَحَدٍ لأَمَرْتُ الْمَرْأَةَ أَنْ تَسْجُدَ لِزَوْجِهَا

“Seandainya aku boleh memerintahkan seseorang untuk sujud kepada orang lain niscaya aku perintahkan istri untuk sujud kepada suaminya.”6

Hak suami yang pertama adalah ditaati dalam perkara yang bukan maksiat kepada Allah dan baik dalam bergaul dengannya serta tidak mendurhakainya. Bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

إِثْنَانِ لا تُجَاوِزُ صَلاتُهُمَا رُؤُوْسُهُمَا: عَبْدٌ آبَق مِنْ مَوَالِيْهِ حَتَّى يَرْجِعَ وَامْرَأَةٌ عَصَتْ زَوْجَهَا حَتَّى تَرْجِعَ

“Dua golongan yang shalatnya tidak akan melewati kepalanya, yaitu budak yang lari dari tuannya hingga ia kembali dan istri yang durhaka kepada suaminya hingga ia kembali.”7

Karena itulah Aisyah Ummul Mukminin berkata dalam memberi nasehat kepada para wanita: “Wahai sekalian wanita, seandainya kalian mengetahui hak suami-suami kalian atas diri kalian niscaya akan ada seorang wanita di antara kalian yang mengusap debu dari kedua kaki suaminya dengan pipinya.”8

Engkau termasuk sebaik-baik wanita!!

Dengan ketaatanmu kepada suamimu dan baiknya pergaulanmu terhadapnya, engkau akan menjadi sebaik-baik wanita, dengan izin Allah. Pernah ada yang bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam: “Wanita bagaimanakah yang terbaik?” Beliau menjawab:

اَلَّتِى تَسِرُّهُ إِذَا نَظَرَ، وَتُطِيْعُهُ إِذَا أَمَرَ، وَلا تُخَالِفُهُ فِيْ نَفْسِهَا وَلا مَالِهَا بِمَا يَكْرَهُ

“Yang menyenangkan suami ketika dipandang, taat kepada suami jika diperintah dan ia tidak menyalahi pada dirinya dan hartanya dengan yang tidak disukai suaminya.” (Isnadnya hasan)

Ketahuilah, engkau termasuk penduduk surga dengan izin Allah, jika engkau bertakwa kepada Allah dan taat kepada suamimu, berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

اَلْمَرْأَةُ إِذَا صَلَّتْ خَمْسَهَا وَصَامَتْ شَهْرَهَا وَأَحْصَنَتْ فَرْجَهَا، وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا، فَلْتَدْخُلُ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شَاءَتْ

“Bila seorang wanita shalat lima waktu, puasa pada bulan Ramadlan, menjaga kemaluannya dan taat kepada suaminya, ia akan masuk surga dari pintu mana saja yang ia inginkan.”9

Wasiat keempat: Bersikap qana’ah (merasa cukup)

Kami menginginkan wanita muslimah ridla dengan apa yang diberikan (suami) untuknya baik itu sedikit ataupun banyak. Maka janganlah ia menuntut di luar kesanggupan suaminya atau meminta sesuatu yang tidak perlu. Dalam riwayat disebutkan “Wanita yang paling besar barakahnya.” Wahai siapa gerangan wanita itu?! Apakah dia yang menghambur-hamburkan harta menuruti selera syahwatnya dan mengenyangkan keinginannya? Ataukah dia yang biasa mengenakan pakaian termahal walau suaminya harus berhutang kepada teman-temannya untuk membayar harganya?! Sekali-kali tidak… demi Allah, namun (mereka adalah):

أَعْظَمُ النِّسَاءِ بَرَكَةٌ، أَيْسَرُّهُنَّ مُؤْنَةً

“Wanita yang paling besar barakahnya adalah yang paling ringan maharnya.”10

Renungkanlah wahai suadariku muslimah adabnya wanita salaf radliallahu ‘anhunna… Salah seorang dari mereka bila suaminya hendak keluar rumah ia mewasiatkan satu wasiat padanya. Apa wasiatnya? Ia berkata kepada sang suami: “Hati-hatilah engkau wahai suamiku dari penghasilan yang haram, karena kami bisa bersabar dari rasa lapar namun kami tidak bisa sabar dari api neraka…”

Adapun sebagian wanita kita pada hari ini apa yang mereka wasiatkan kepada suaminya jika hendak keluar rumah?! Tak perlu pertanyaan ini dijawab karena aku yakin engkau lebih tahu jawabannya dari pada diriku.

=======================================
---IKLAN----IKLAN----IKLAN----IKLAN---

Beta Consulting ( Bengkeldata.com ) siap membantu perusahaan/perorangan dalam melakukan analisa data statistika, olah data penelitian , riset pasar dan konsultasi manajemen.

LAYANAN
1. Olah Data Statistika/ Analisa Data Penelitian : Uji Parametrik & Uji Non Parametrik, Bootstrap, REGRESI, KORELASI, Multivariat, menyediakan Data Statistik, dll
2. Training Statistika : SPSS, Eview, SAS, Lisrel, Minitab, Amos
3. Riset Pasar
4. Management Consultancy

Hubungi:
Beta Consulting ( Bengkeldata.com )
Telp: (021) 71088944. email : info@bengkeldata.com
======================================

Wasiat kelima: Baik dalam mengatur urusan rumah, seperti mendidik anak-anak dan tidak menyerahkannya pada pembantu, menjaga kebersihan rumah dan menatanya dengan baik dan menyiapkan makan pada waktunya. Termasuk pengaturan yang baik adalah istri membelanjakan harta suaminya pada tempatnya (dengan baik), maka ia tidak berlebih-lebihan dalam perhiasan dan alat-alat kecantikan.

Renungkanlah semoga Allah menjagamu, kisah seorang wanita, istri seorang tukang kayu… Ia bercerita: “Jika suamiku keluar mencari kayu (mengumpulkan kayu dari gunung) aku ikut merasakan kesulitan yang ia temui dalam mencari rezki, dan aku turut merasakan hausnya yang sangat di gunung hingga hampir-hampir tenggorokanku terbakar. Maka aku persiapkan untuknya air yang dingin hingga ia dapat meminumnya jika ia datang. Aku menata dan merapikan barang-barangku (perabot rumah tangga) dan aku persiapkan hidangan makan untuknya. Kemudian aku berdiri menantinya dengan mengenakan pakaianku yang paling bagus. Ketika ia masuk ke dalam rumah, aku menyambutnya sebagaimana pengantin menyambut kekasihnya yang dicintai, dalam keadaan aku pasrahkan diriku padanya… Jika ia ingin beristirahat maka aku membantunya dan jika ia menginginkan diriku aku pun berada di antara kedua tangannya seperti anak perempuan kecil yang dimainkan oleh ayahnya.”

Wasiat keenam: Baik dalam bergaul dengan keluarga suami dan kerabat-kerabatnya, khususnya dengan ibu suami sebagai orang yang paling dekat dengannya. Wajib bagimu untuk menampakkan kecintaan kepadanya, bersikap lembut, menunjukkan rasa hormat, bersabar atas kekeliruannya dan engkau melaksanakan semua perintahnya selama tidak bermaksiat kepada Allah semampumu.

Berapa banyak rumah tangga yang masuk padanya pertikaian dan perselisihan disebabkan buruknya sikap istri terhadap ibu suaminya dan tidak adanya perhatian akan haknya. Ingatlah wahai hamba Allah, sesungguhnya yang bergadang dan memelihara pria yang sekarang menjadi suamimu adalah ibu ini, maka jagalah dia atas kesungguhannya dan hargailah apa yang telah dilakukannya. Semoga Allah menjaga dan memeliharamu. Maka adakah balasan bagi kebaikan selain kebaikan?

Wasiat ketujuh: Menyertai suami dalam perasaannya dan turut merasakan duka cita dan kesedihannya.

Jika engkau ingin hidup dalam hati suamimu maka sertailah dia dalam duka cita dan kesedihannya. Aku ingin mengingatkan engkau dengan seorang wanita yang terus hidup dalam hati suaminya sampaipun ia telah meninggal dunia. Tahun-tahun yang terus berganti tidak dapat mengikis kecintaan sang suami padanya dan panjangnya masa tidak dapat menghapus kenangan bersamanya di hati suami. Bahkan ia terus mengenangnya dan bertutur tentang andilnya dalam ujian, kesulitan dan musibah yang dihadapi. Sang suami terus mencintainya dengan kecintaan yang mendatangkan rasa cemburu dari istri yang lain, yang dinikahi sepeninggalnya. Suatu hari istri yang lain itu (yakni Aisyah radliallahu ‘anha) berkata:

مَا غِرْتُ عَلَى امْرَأَةٍ لِلنَّبِيِّ؟ مَا غِرْتُ عَلَى خَدِيْجَةَ هَلَكَتْ قَبْلَ أَنْ يَتَزَوَّجَنِي، لَمَّا كُنْتُ أَسْمَعُهُ يَذْكُرُهَا

“Aku tidak pernah cemburu kepada seorang pun dari istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam seperti cemburuku pada Khadijah, padahal ia meninggal sebelum beliau menikahiku, mana kala aku mendengar beliau selalu menyebutnya.”11

Dalam riwayat lain:

مَا غِرْتُ عَلَى أَحَدٍ مِنْ نِسَاءِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا غِرْتُ عَلَى خَدِيْجَةَ وَمَا رَأَيْتُهَا وَلَكِنْ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُكْثِرُ ذِكْرَهَا

“Aku tidak pernah cemburu kepada seorangpun dari istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam seperti cemburuku pada Khadijah, padahal aku tidak pernah melihatnya, akan tetapi Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam banyak menyebutnya.”12

Suatu kali Aisyah berkata kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam setelah beliau menyebut Khadijah:

كَأَنَّهُ لَمْ يَكُنْ فِي الدُّنْيَا امْرَأَةٌ إِلا خَدِيْجَةُ فَيَقُولُ لَهَا إِنَّهَا كَانَتْ وَكَانَتْ

“Seakan-akan di dunia ini tidak ada wanita selain Khadijah?!” Maka beliau berkata kepada Aisyah: ‘Khadijah itu begini dan begini.’”13

Dalam riwayat Ahmad pada Musnadnya disebutkan bahwa yang dimaksud dengan “begini dan begini” (dalam hadits diatas) adalah sabda beliau:

آمَنَتْبِي حِيْنَ كَفَرَ النَّاسُ وَصَدَّقَتْنِي إِذْكَذَّبَنِي النَّاسُ رَوَاسَتْنِي بِمَالِهَا إِذْحَرَمَنِي النَّاسُ وَرَزَقَنِي اللهُ مِنْهَا الوَلَد

“Ia beriman kepadaku ketika semua orang kufur, ia membenarkan aku ketika semua orang mendustakanku, ia melapangkan aku dengan hartanya ketika semua orang meng-haramkan (menghalangi) aku dan Allah memberiku rezki berupa anak darinya.”14

Dialah Khadijah yang seorangpun tak akan lupa bagaimana ia mengokohkan hati Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan memberi dorongan kepada beliau. Dan ia menyerahkan semua yang dimilikinya di bawah pengaturan beliau dalam rangka menyampaikan agama Allah kepada seluruh alam.

Seorangpun tidak akan lupa perkataannya yang masyhur yang menjadikan Nabi merasakan tenang setelah terguncang dan merasa bahagia setelah bersedih hati ketika turun wahyu pada kali yang pertama:

وَاللهُ لا يُخْزِيْكَ اللهُ أَبَدًا إِنَّكَ لَتَصِلُ الرَّحِمَ وَتَحْمِلُ الْكَلَّ وَتَكْسِبُ الْمَعْدُوْمَ وَتُعِيْنُ عَلَى نَوَائِبِ الْحَقِّ

“Demi Allah, Allah tidak akan menghinakanmu selama-lamanya. Karena sungguh engkau menyambung silaturahmi, menanggung orang lemah, menutup kebutuhan orang yang tidak punya dan engkau menolong setiap upaya menegakkan kebenaran.”15

Jadilah engkau wahai saudari muslimah seperi Khadijah, semoga Allah meridhainya dan meridlai kita semua.

Wasiat kedelapan: Bersyukur (berterima kasih) kepada suami atas kebaikannya dan tidak melupakan keutamaanya.

Siapa yang tidak tahu berterimakasih kepada manusia, ia tidak akan dapat bersyukur kepada Allah. Maka janganlah meniru wanita yang jika suaminya berbuat kebaikan padanya sepanjang masa (tahun), kemudian ia melihat sedikit kesalahan dari suaminya, ia berkata: “Aku sama sekali tidak melihat kebaikan darimu…” Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda:

يَا مَعْشَرَ النِّسَاءِ تَصَدَّقْنَ فَإِنِّي رَأَيْتُكُنَّ أَكْثَرَ اَهْلِ النَّارِ فَقُلْنَ يَا رَسُولَ اللهِ وَلَمْ ذَلِكَ قَالَ تُكْثِرْنَ اللَّعْنَ وَتَكْفُرْنَ الْعَشِيْرَ

“Wahai sekalian wanita bersedekahlah karena aku melihat mayoritas penduduk nereka adalah kalian.” Maka mereka (para wanita) berkata: “Ya Rasulullah kepada demikian?” Beliau menjawab: “Karena kalian banyak melaknat dan mengkufuri kebaikan suami.”16

Mengkufuri kebikan suami adalah menentang keutamaan suami dan tidak menunaikan haknya.

Wahai istri yang mulia! Rasa terima kasih pada suami dapat engkau tunjukkan dengan senyuman manis di wajahmu yang menimbulkan kesan di hatinya, hingga terasa ringan baginya kesulitan yang dijumpai dalam pekerjaannya. Atau engkau ungkapkan dengan kata-kata cinta yang memikat yang dapat menyegarkan kembali cintamu dalam hatinya. Atau memaafkan kesalahan dan kekurangannya dalam menunaikan hakmu. Namun di mana bandingan kesalahan itu dengan lautan keutamaan dan kebaikannya padamu.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

لا يَنْظُرُ اللهَ إِلَى امْرَأَةٍ لا تَشْكُرُ زَوْجَهَا وَهِيَ لا تَسْتَغْنِيَ عَنْهُ

“Allah tidak akan melihat kepada istri yang tidak tahu bersyukur kepada suaminya dan ia tidak merasa cukup darinya.”17

Wasiat kesembilan: Menyimpan rahasia suami dan menutupi kekurangannya (aibnya).

Istri adalah tempat rahasia suami dan orang yang paling dekat dengannya serta paling tahu kekhususannya (yang paling pribadi dari diri suami). Bila menyebarkan rahasia merupakan sifat yang tercela untuk dilakukan oleh siapa pun maka dari sisi istri lebih besar dan lebih jelek lagi.

Sesungguhnya majelis sebagian wanita tidak luput dari membuka dan menyebarkan aib-aib suami atau sebagian rahasianya. Ini merupakan bahaya besar dan dosa yang besar. Karena itulah ketika salah seorang istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menyebarkan satu rahasia beliau, datang hukuman keras, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersumpah untuk tidak mendekati isti tersebut selama satu bulan penuh.

Allah Azza wa Jalla menurunkan ayat-Nya berkenaan dengan peristiwa tersebut.

وَإِذْ أَسَرَّ النَّبِيُّ إِلَى بَعْضِ أَزْوَاجِهِ حَدِيثًا فَلَمَّا نَبَّأَتْ بِهِ وَأَظْهَرَهُ اللهُ عَلَيْهِ عَرَّفَ بَعْضَهُ وَأَعْرَضَ عَنْ بَعْضٍ

“Dan ingatlah ketika Nabi membicarakan secara rahasia kepada salah seorang dari isteri-isterinya suatu peristiwa. Maka tatkala si istri menceritakan peristiwa itu (kepada yang lain), dan Allah memberitahukan hal itu kepada Muhammad lalu Muhammad memberitahukan sebagian (yang diberitakan Allah kepada beliau) dan menyembunyikan sebagian yang lain.” (At Tahriim: 3)

Suatu ketika Nabi Ibrahim ‘Alaihis Salam mengunjungi putranya Ismail, namun beliau tidak mejumpainya. Maka beliau tanyakan kepada istri putranya, wanita itu menjawab: “Dia keluar mencari nafkah untuk kami.” Kemudian Ibrahim bertanya lagi tentang kehidupan dan keadaan mereka. Wanita itu menjawab dengan mengeluh kepada Ibrahim: “Kami adalah manusia, kami dalam kesempitan dan kesulitan.” Ibrahim ‘Alaihis Salam berkata: “Jika datang suamimu, sampaikanlah salamku padanya dan katakanlah kepadanya agar ia mengganti ambang pintunya.” Maka ketika Ismail datang, istrinya menceritakan apa yang terjadi. Mendengar hal itu, Ismail berkata: “Itu ayahku, dan ia memerintahkan aku untuk menceraikanmu. Kembalilah kepada keluargamu.” Maka Ismail menceraikan istrinya. (Riwayat Bukhari)

Ibrahim ‘Alaihis Salam memandang bahwa wanita yang membuka rahasia suaminya dan mengeluhkan suaminya dengan kesialan, tidak pantas untuk menjadi istri Nabi maka beliau memerintahkan putranya untuk menceraikan istrinya.

Oleh karena itu, wahai saudariku muslimah, simpanlah rahasia-rahasia suamimu, tutuplah aibnya dan jangan engkau tampakkan kecuali karena maslahat yang syar’i seperti mengadukan perbuatan dhalim kepada Hakim atau Mufti (ahli fatwa) atau orang yang engkau harapkan nasehatnya. Sebagimana yang dilakukan Hindun radliallahu ‘anha di sisi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Hindun berkata: “Abu Sufyan adalah pria yang kikir, ia tidak memberiku apa yang mencukupiku dan anak-anakku. Apakah boleh aku mengambil dari hartanya tanpa izinnya?!”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ambillah yang mencukupimu dan anakmu dengan cara yang ma`ruf.”

Cukup bagimu wahai saudariku muslimah sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

إِنَّ مِنْ شَرِ النَّاسِ عِنْدَ اللهِ مَنْزِلَةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ الرَّجُلَ يُفْضِي إِلَى امْرَأَتِهِ وَتُفْضِي إِلَيْهِ ثُمَّ يَنْشُرُ أَحَدُهُمَا سِرُّ صَاحِبَهُ

“Sesungguhnya termasuk sejelek-jelek kedudukan manusia pada hari kiamat di sisi Allah adalah pria yang bersetubuh dengan istrinya dan istri yang bersetubuh dengan suaminya, kemudian salah seorang dari keduanya menyebarkan rahasia pasanannya.”18

Wasiat terakhir: Kecerdasan dan kecerdikan serta berhati-hati dari kesalahan-kesalahan.

- Termasuk kesalahan adalah: Seorang istri menceritakan dan menggambarkan kecantikan sebagian wanita yang dikenalnya kepada suaminya, padahal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah melarang yang demikian itu dengan sabdanya:

لا تُبَاشِرُ مَرْأَةُ الْمَرْأَةَ فَتَنْعَتَهَا لِزَوْجِهَا كَأَنَّهُ يَنْظُرُ إِلَيْهَا

“Janganlah seorang wanita bergaul dengan wanita lain lalu ia mensifatkan wanita itu kepada suaminya sehingga seakan-akan suaminya melihatnya.”19

Tahukah engkau mengapa hal itu dilarang?!

- Termasuk kesalahan adalah apa yang dilakukan sebagian besar istri ketika suaminya baru kembali dari bekerja. Belum lagi si suami duduk dengan enak, ia sudah mengingatkannya tentang kebutuhan rumah, tagihan, tunggakan-tunggakan dan uang jajan anak-anak. Dan biasanya suami tidak menolak pembicaraan seperti ini, akan tetapi seharusnyalah seorang istri memilih waktu yang tepat untuk menyampaikannya.

- Termasuk kesalahan adalah memakai pakaian yang paling bagus dan berhias dengan hiasan yang paling bagus ketika keluar rumah. Adapun di hadapan suami, tidak ada kecantikan dan tidak ada perhiasan.

Dan masih banyak lagi kesalahan lain yang menjadi batu sandungan (penghalang) bagi suami untuk menikmati kesenangan dengan istrinya. Istri yang cerdas adalah yang menjauhi semua kesalahan itu.

Footnote:

1Riwayat Muslim dalam Al-Masajid: (bab Fadlul Julus fil Mushallahu ba’dash Shubhi wa Fadlul Masajid)
2Diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Daud, dishahihkan oleh Al Albany, lihat “Irwaul Ghalil“, no. 1269 dan “Shahihul Jami’” no. 6149

3Lihat kitab “Kaif Taksabina Zaujak?!” oleh Syaikh Ibrahim bin Shaleh Al Mahmud, hal. 13

4Riwayat Ahmad dan Tirmidzi, ia berkata: Hadits hasan gharib. Berkata Al Albany: “Hadits ini sebagaimana dikatakan oleh Tirmidzi.” Lihat takhrij “Misykatul Masabih” no. 5019

5.Al Masyakil Az Zaujiyyah wa Hululuha fi Dlaw`il Kitab wa Sunnah wal Ma’ariful Haditsiyah oleh Muhammad Utsman Al Khasyat, hal. 28-29

6.Riwayat Ahmad dan Tirmidzi, dishahihkan Al Albany, lihat “Shahihul Jami`us Shaghir” no. 5294
7.Riwayat Thabrani dan Hakim dalam “Mustadrak“nya, dishahihkan Al Albany hafidhahullah sebagaimana dalam “Silsilah Al Ahadits Ash Shahihah” no. 288

8.Lihat kitab “Al Kabair” oleh Imam Dzahabi hal. 173, cetakan Darun Nadwah Al Jadidah

9.Riwayat Ibnu Nuaim dalam “Al Hilyah“. Berkata Syaikh Al Albany: “Hadits ini memiliki penguat yang menaikkannya ke derajat hasan atau shahih.” Lihat “Misykatul Mashabih” no. 3254
10.Hadits lemah, diriwayatkan Hakim dan dishahihkannya dan disepakati Dzahabi. Namun Al Albany mengisyaratkan kelemahan hadits ini. Illatnya pada Ibnu Sukhairah dan pembicaraaan tentangnya disebutkan secara panjang lebar pada tempatnya, lihatlah dalam “Silsilah Al Ahadits Ad Dlaifah” no. 1117

11.Semuanya dari riwayat Bukhari dalam shahihnya kitab “Manaqibul Anshar“, bab Tazwijun Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam Khadijah wa Fadluha radliallahu ‘anha.

12.Semuanya dari riwayat Bukhari dalam shahihnya kitab “Manaqibul Anshar“, bab Tazwijun Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam Khadijah wa Fadluha radliallahu ‘anha.

13.Semuanya dari riwayat Bukhari dalam shahihnya kitab “Manaqibul Anshar“, bab Tazwijun Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam Khadijah wa Fadluha radliallahu ‘anha.

14.Diriwayatkan Ahmad dalam Musnadnya 6/118 no. 24908. Aku katakan: Al Hafidh Ibnu Hajar membawakan riwayat ini dalam “Fathul Bari“, ia berkata: “Dalam riwayat Ahmad dari hadits Masruq dari Aisyah.” Dan ia menyebutkannya, kemudian mendiamkannya. Di tempat lain (juz 7/138), ia berkata: “Diriwayatkan Ahmad dan Thabrani.” Kemudian membawakan hadits tersebut. Berkata Syaikh kami Abdullah Al Hakami hafidhahullah: “Mungkin sebab diamnya Al Hafidh rahimahullah karena dalam sanadnya ada rawi yang bernama Mujalid bin Said Al Hamdani. Dalam “At Taqrib” hal. 520, Al Hafidh berkata: “Ia tidak kuat dan berubah hapalannya pada akhir umurnya.” Al Haitsami bersikap tasahul (bermudah-mudah) dalam menghasankan hadits ini, beliau berkata dalam Al Majma’ (9/224): “Diriwayatkan Ahmad dan isnadnya hasan.”

15.Muttafaq alaihi, diriwayatkan Bukhari dalam “Kitab Bad’il Wahyi” dan Muslim dalam “Kitabul Iman“

16.Diriwayatkan Bukhari dalam “Kitab Al Haidl“, (bab Tarkul Haidl Ash Shaum) dan diriwayatkan Muslim dalam “Kitabul Iman” (bab Nuqshanul Iman binuqshanith Thaat)

17.Diriwayatkan Nasa’i dalam “Isyratun Nisa’” dengan isnad yang shahih.

18.Diriwayatkan Muslim dalam “An Nikah” (bab Tahrim Ifsya’i Sirril Mar’ah).

19.Diriwayatkan Bukhari dalam “An Nikah” (bab Laa Tubasyir Al Mar’atul Mar’ah). Berkata sebagian ulama: “Hikmah dari larangan itu adalah kekhawatiran kagumnya orang yang diceritakan terhadap wanita yang sedang digambarkan, maka hatinya tergantung dengannya (menerawang membayangkannya) sehingga ia jatuh kedalam fitnah. Terkadang yang menceritakan itu adalah istrinya -sebagaimana dalam hadits dia atas- maka bisa jadi hal itu mengantarkan pada perceraiannya. Menceritakan kebagusan wanita lain kepada suami mengandung kerusakan-kerusakan yang tidak terpuji akibatnya.
(Sumber : Karya Mazin bin Abdul Karim Al Farih. Edisi Indonesia: Rumah Tangga Tanpa Problema; bab Sepuluh Wasiat untuk Istri yang Mendambakan “Keluarga Bahagia tanpa Problema“, hal. 59-82. Penerjemah: Ummu Ishâq Zulfâ bintu Husein. Editor: Abû ‘Umar ‘Ubadah. Penerbit: Pustaka Al-Haura’, cet. ke-2, Jumadits Tsani 1424H, dicopy dari http://akhwat.web.id)

Continue -->>

Jumat, Desember 04, 2009

KUNCI SUKSES ARISTOTLE ONASSIS

Rekan Gezrot-ers yang saya hormati,berikut nformasi untuk anda, semoga bermanfaat..

Ingin sukses dan kaya raya seperti Aristotle Onassis?
Saya ambil dari sebuah milis yang berbaik hati mengirimkan "surat wasiat" Aristotle Onassis yang katanya juga jadi kiat suksesnya.

Entah benar atau tidak, tapi beberapa hal yang ditulis kelihatannya masuk akal. Berikut "surat wasiat" Aristotle Onassis:

1. Jaga badanmu agar tetap sehat. Banggalah dengan fisik yang kita punya. Jangan risaukan hal-hal kecil, kita tidak sejelek seperti apa yang kita bayangkan.
Ingat kulit yang sehat akan tampak seperti orang yang banyak uang.

2. Usahakan tersenyum, jangan suka cemberut. Perlihatkan bahwa segalanya beres.Tunjukkan bahwa hidupmu sehari-hari selalu tampak menyenangkan.

3. Jaga penampilanmu. Jangan pernah memperlihatkan dan menceritakan kemelaratanmu. Karena biasanya orang benci pada orang yang melarat.

4. Jangan tidur terlalu banyak. Kalau dapat mengurangi tidur 3 jam sehari, maka dalam setahun akan menambah waktu 1,5 bulan untuk meraih sukses.

5. Makan minum secukupnya. Jangan makan sambil bicara bisnis,tunggu sampai selesai dulu. Jangan menghabiskan waktu berjam-jam di meja makan selagi ada pekerjaan mendesak, yang harus segera diselesaikan.

6. Kalau tidak punya modal, pinjam dulu dalam jumlah besar. Jangan meminjam dalam jumlah sedikit. Jangan sekali-kali menunda jadwal pembayaran. Jaga reputasi, buat pemodal atau Bank percaya padamu.

7. Pilihlah teman yang dapat mendorong prestasimu. Hindari orang yang suka mematahkan semangatmu.

8. Dengarkan orang lain. Buatlah mereka merasa senang. Hormati mereka, maka kita akan dihormati oleh semua orang. Ini adalah kunci sukses yang utama.

Salam sukses dunia akherat.

Continue -->>

Rabu, November 25, 2009

Motivasi: Kegagalan itu berhenti mencoba

Pembaca TahuGezrot yang baik hati :) berikut saya copas kan sebuah artikel yang ditulis oleh A. Setiawan, seorang Life Learner,Trainer & Motivator serta Certified Master NLP & Hypnotist. Selamat membaca yaaa...Keep on Smile to Face the World.

Tidak ada kesuksesan tanpa Perubahan

Tidak ada Perubahan tanpa Mencoba cara baru dalam kesuksesan


Mencoba dan mencari cara atau formula untuk sukses tidaklah semudah yang kita fikirkan. Seringkali ada hambatan. Seringkali ada tantangan. Seringkali ada cemoohan. Terlebih ketika cara atau formula dipandang berbeda dan penuh kreasi baru. Tak sedikit dari orang lama yang menginginkan ketetapan kenyamanan. Tak sedikit yang menentang demi mempertahankan kenyamanan yang sudah ada. Namun ketika seseorang atau suatu organisasi berhenti mencoba untuk mencari cara baru , berhenti mencoba untuk sukses atau bahkan berhenti mencoba karena sudah merasa cukup dengan apa yang dimiliki sekarang maka kegagalan lah yang sudah pasti dialaminya


Kenapa kita berhenti mencoba? Ada banyak alas an bagi seseorang berhenti mencoba cara-cara baru untuk kesuksesan mereka. Padahal Einstein pernah berkata bahwa suatu kegilaan bagi mereka yang menginginkan hasil yang berbeda namun masih menggunakan cara-cara lama. Sedangkan mereka tidak mampu dan berani mencoba cara-cara baru karena ketakutannya. Berikut adalah beberapa alasan seseorang/organisasi berhenti mencoba yang mungkin juga sedang anda alami saat ini.


1. Mencoba seperti judi tidak pernah memberikan hasil yang tak pasti


Mencoba memang tidak pernah memberikan kepastian jawaban/hasil. Mungkin benar mencoba seperti judi,dimana anda bisa kalah akan tetapi dengan mencoba cara baru anda juga bisa mendapat formula sukses terbaru sehingga anda mampu menjadi seorang pemenang. Namun ketika anda berhenti mencoba, maka yakinilah bahwa kekalahan dan kegagalan sudah terjadi pada diri anda

2. Mencoba akan menghancurkan kenyamanan yang sudah ada


Mencoba tentunya bukan berarti membabi buta. Mencoba dengan perhitungan justru menyelamatkan kenyamanan yang sudah ada. Dengan mencoba hal-hal baru yang didukung dengan ilmu pengetahuan mempertahankan bahkan memperbesar tingkat kenyamanan anda. Bukankah ketika anda semakin sukses anda akan lebih nyaman? Ataukah anda sudah cukup puas dengan keadaan sekarang? Sehingga anda terlenakan

=======================================
---IKLAN----IKLAN----IKLAN----IKLAN---

Beta Consulting ( Bengkeldata.com ) siap membantu perusahaan/perorangan dalam melakukan analisa data statistika, olah data penelitian , riset pasar dan konsultasi manajemen.

LAYANAN
1. Olah Data Statistika/ Analisa Data Penelitian : Uji Parametrik & Uji Non Parametrik, Bootstrap, REGRESI, KORELASI, Multivariat, dll
2. Training Statistika : SPSS, Eview, SAS, Lisrel, Minitab, Amos
3. Riset Pasar
4. Management Consultancy

Hubungi:
Beta Consulting ( Bengkeldata.com )
Telp: (021) 71088944 email : info@bengkeldata.com
======================================


3. Mencoba membutuhkan effort yang sangat besar


Effort yang sangat besar diperlukan untuk sebuah mencoba hal-hal baru untuk sebuah perubahaan. Namun akan lebih besar effort yang akan anda alami. Ketika anda telah menyadari bahwa kegagalan dan kekalahan telah diderita. Karena anda telah kalah langkah dari competitor anda. Karena anda telah tersingkirkan oleh dunia karena anda tidak mau mencoba dan berubah menuju kesuksesan berikutnya. Orang/Organisasi yang diam dan tak mau membuat perubahan tak ubahnya seperti air danau yang diam dan tak mengalir . Cepat atau lambat nyamuk akan bersarang di dalamnya.




4. Sudah tidak ada waktu lagi untuk mencoba


Orang sukses tak pernah kehilangan waktu untuk mencoba. Karena bagi orang sukses kematian lah akhir waktu untuk mencoba. Betapa banyak organisasi yang bersikukuh keras tidak mau mencoba cara baru demi menyelamatkan pasar mereka malah akhirnya kehilangan pasar yang sudah ada. Karena pasar tersebut telah diraih oleh competitor mereka yang menggunakan cara-cara baru dalam dunia usaha.


Mencoba, atau Inovasi dalam bahasa kerennya atau mencari cara-cara baru dalam sebuah usaha / persaingan bisnis adalah hal yang mutlak harus dilakukan menuju kesuksesan.

Bahkan bagi individu pun demikian juga. Ketika seorang karyawan tidak memiliki inovasi dalam pekerjaannya apakah mungkin ada perubahan dalam karirnya selain berharap kepada atasan untuk menaikkan jenjang mereka. Justru karyawan yang kemudian berinovasi kemudian berani menjadi pengusaha yang menjadi sukses pada akhirnya.Justru karyawan yang memiliki ide kreatif dalam perusahaan yang menjadikan karyawan tersebut menjadi kepercayaan perusahaan sehingga memuluskan jalannya menuju kesuksesan yang diharapkan


Jangan Pernah Menyerah untuk Mencoba-cara baru. Tetap Semangat untuk Inovasi.

Karena Berhenti Mencoba adalah kegagalan yang nyata maka Tetap Mencoba dan Inovasi tinggi pastilah mendatangkan Kesuksesan.

Continue -->>

@ All Right reserved 2008. Edited By JuraganTAHU Design by usuario ^